Sembahyang Syukur Pembangunan Rumah Tionghoa

Sembahyang Syukur Pembangunan Rumah Tionghoa

Memiliki rumah sendiri tentu membuat hidup menjadi lebih mudah dan mandiri. Tinggal di rumah sendiri membuat sebuah keluarga bisa mengatur kehidupannya tanpa terpengaruh oleh tuntutan orang tua maupun keluarga lain. Oleh karena itu, ada banyak keluarga baru yang kemudian berusaha tinggal di rumahnya sendiri.

Rumah yang ditempati bisa berupa rumah sewa maupun rumah yang dibeli. Bagi orang yang memiliki dana yang berlebih, maka membeli rumah menjadi opsi yang lebih baik. Akan tetapi, bagi orang dengan dana terbatas, maka menyewa rumah menjadi opsi lebih baik.

Setelah menemukan rumah yang cocok, kegiatan selanjutnya adalah pindah rumah. Umumnya, pindah rumah menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan. Akan tetapi, bagi sebagian masyarakat, pindah rumah harus diselenggarakan menggunakan adat istiadat yang berlaku.

Salah satu adat istiadat yang sering dilakukan adalah tata cara pindah rumah menurut tradisi Tionghoa. Biasanya, tradisi ini dilakukan oleh masyarakat yang masih mempunyai garis keturunan Tionghoa. Lantas, bagaimana sebenarnya tata cara pindah rumah yang dilakukan sesuai denga tradisi Tionghoa?

Tata Cara Pindah Rumah Sesuai Dengan Adat Istiadat Tionghoa

Salah satu hal penting yang harus dilakukan saat pindah rumah sesuai dengan tradisi Tionghoa adalah dengan menentukan hari baik. Penentuan hari baik untuk pindah rumah bisa didasarkan pada shio yang ada pada kepercayaan Tionghoa seperti Naga, Ular, Kuda, Kambing, Monyet, Ayam, Anjing, Babi, Tikus, Kerbau, Macan, dan Kelinci. Jika kamu sudah berkeluarga, ada baiknya mempertimbangkan bulan dimana shio pasangan sedang berkonflik atau harmonis. Hal ini bisa dijadikan salah satu pertimbangan untuk menentukan hari baik saat pindah rumah.

Selain penentuan bulan baik, kamu juga perlu mempertimbangkan jam yang baik untuk pindah rumah. Jam yang baik bagi shio kelinci adalah mulai jam 05 pagi hingga jam seven pagi. Sedangkan, jam baik untuk pindah rumah pada shio naga adalah jam 7 hingga 9 pagi. Jam pindah rumah yang baik untuk shio ular adalah jam ix pagi hingga 11 siang. Sedangkan jam pindah rumah yang baik untuk shio kuda adalah jam 11 pagi hingga jam one siang. Jam pindah rumah yang baik untuk shio kambing adalah jam one siang hingga jam 3 sore. Sedangkan, jam baik untuk pindah rumah adalah jam 5 sore hingga jam 7 malam.

Read:  Bangun Rumah Dgn Tembok Grc Murshkah

Setelah menentukan hari baik dan jam yang tepat untuk pindah rumah, langkah selanjutnya yang harus dilakukan adalah mempersiapkan barang – barang yang harus dibawa menurut kepercayaan Tionghoa. Ada beberapa barang pindah rumah sesuai dengan tradisi Tionghoa seperti beras one kotak, air satu teko, lampu tempel, lilin, dan senter.

Setiap barang tersebut mempunyai makna dan penggambaran masing – masing. Beras 1 kotak menggambarkan kenikmatan yang akan terus menaungi pemilik rumah atau diberikan limpahan nikmat dan anugerah. Sedangkan air satu teko mempunyai harapan bahwa semua pemilik rumah dapat merasa betah di rumah yang baru. sementara itu, lampu tempel, lilin, dan senter harus dinyalakan sepanjang perjalanan dari rumah lama ke rumah yang baru. Hal ini bermakna bahwa semua penghuni rumah akan diberikan cahaya sepanjang hidupnya.

Setelah sampai di rumah baru, pemilik rumah baru hendaknya membuka pintu secara lebar. Hal ini dimaksudkan agar udara yang ada di dalam rumah dapat tergantikan dengan udara yang lebih segar di luar rumah. Sehingga, membawa hawa positif dari luar rumah ke dalam rumah baru.

Setelah itu, pemilik rumah hendaknya menyalakan semua lampu yang ada di dalam rumah. Hal ini dimaksudkan agar penghuni rumah selalu diberikan keberuntungan. Air satu teko yang telah dibawa harus dimasak dan diminumd di rumah yang baru agar penghuni rumah nyaman dan betah untuk tinggal di rumah baru.

Pemilik rumah juga hendaknya melakukan doa dengan membakar beberapa hio. Doa ini ditujukan agar proses pindah rumah dapat berjalan dengan lancar dan penghuni rumah selalu dalam perlindungan. Tata cara di atas adalah sebuah tradisi yang sering dilakukan menurut tradisi Tionghoa.

Read:  Biaya Bangun Rumah Di Bogor

Persiapan Pindah Rumah Secara Umum

Selain mengurus pindah rumah sesuai dengan tradisi Tionghoa, hendaknya pemilik rumah juga harus mempersiapkan beberapa hal tentang pindah rumah secara umum. Salah satunya adalah mengurusi surat pindah rumah. Hal ini harus dilakukan paling tidak satu bulan sebelum pindah rumah.

Kamu juga harus mempersiapkan beberapa hal terkait barang – barang yang ada di rumah lama. Kamu bisa memilah barang mana yang harus dibawa ke rumah baru, barang yang akan dihibahkan dan barang yang akan dibuang. Hal ini akan memudahkanmu saat memindahkan barang di hari pindah rumah.

Jika barang – barang yang harus dipindahkan cukup banyak, kamu bisa menggunakan jasa pengiriman barang. Ada beberapa perusahaan yang termasuk bagian dari
trucking dispatch companies. Perusahaan layanan pengiriman barang tersebut akan membantumu dalam proses pemindahan barang. Mereka akan mengirimkan satu tim profesional sehingga kamu tidak perlu terlalu repot untuk mengurusi barang yang akan dipindah. Selain itu, perusahaan tersebut juga akan menyediakan truk atau mobil yang bisa digunakan untuk memindahkan barang.

Sembahyang Syukur Pembangunan Rumah Tionghoa

Source: https://tecro.org/tradisi-pindah-rumah-tionghoa/

You May Also Like