Rumah Bersubsidi Daerah Kabupaten Banjar Yang Baru Dibangun

Rumah Bersubsidi Daerah Kabupaten Banjar Yang Baru Dibangun

Banjarmasin, KP – Kebutuhan rumah bersubsidi saat ini masih cukup besar terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Tak heran, rumah subsidi di Borneo Selatan (Kalsel) banyak terserap.

Melihat potensi tersebut, PT Bumi Wahyu Utama sebagai programmer properti perumahan yang tergabung dalam Perkumpulan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Kalsel kembali membuka lahan perumahan baru.

Lokasi perumahan yang bernama The Residence Urban center Bumi Wahyu Utama ini terletak di Jalan AMD, Kelurahan Tanjung Pagar, Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Area perumahan di sini seluas 6 hektare. Ada dua jenis perumahan, yaitu subsidi dan komersil. Untuk rumah komersil ada beberapa tipe, diantaranya tipe 70 dan 45. Di sini, kami menyediakan rumah subsidi sekitar 300 unit dari total keseluruhan 400 unit of measurement rumah,” ujar Direktur Bumi Wahyu Utama Grup, H Abdul Wahab Sya’rani, Kamis (ix/6).

Kemudian, lanjutnya, untuk rumah komersil tipe 45 harganya dibanderol Rp 280 juta, sementara rumah subsidi dijual seharga Rp 174 juta. Menurut Wahab, hingga saat ini animo masyarakat cukup tinggi untuk memiliki hunian yang nyaman di Kota Banjarmasin

“Alhamdulillah, begitu kami mulai membuka lahan sudah ada waiting list sekitar 50 unit. Pembelian bisa dilakukan dengan kredit melalui KPR BTN Banjarmasin,” ungkapnya, di sela acara peletakan batu pertama The Residence Urban center Bumi Wahyu Utama.

“Kami menawarkan beberapa kelebihan, seperti letak perumahan yang ada di dalam kota. Lebar jalan utama sekitar 15 meter dan jalan lingkungan 6 sampaikan 8 meter, dan fasilitas lainnya. Kami juga berharap bisa menjadi office model untuk perumahan di Banjarmasin maupun di Kalimantan Selatan,” sambung pengusaha properti ini.

Read:  Jasa Design Rumah Dan Bangunan

Di sisi lain, H Wahab tak menampik, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada bisnis perumahan di Kalsel. Imbasnya tak hanya pada pengerjaan pembangunan rumah saja, tapi sampai ke penjualan.

Sebelumnya, kata H Wahab, pihaknya mampu menjual hingga 400 unit rumah per tahun, namun saat pandemi turun hingga l persen.

“Kami optimis, seiring dengan menurunnya kasus Covid-19 dan membaiknya perekonomian masyarakat, target kami penjualan akan bisa meningkat lagi seperti sebelum pandemi,” tandasnya.

Ketua DPD APERSI Kalsel,
H Hamdani, juga merasa optimis bisnis perumahan akan semakin membaik ke depannya, termasuk dengan adanya dukungan dari pihak perbankan.

“Di tengah pandemi kita masih bisa berjalan meski terseok-seok. Alhamdulillah, sekarang sudah mulai stabil. Apalagi depository financial institution konvensional maupun depository financial institution syariah juga siap back up dalam hal pembiayaan,” ujarnya.

“Sekarang, serapan perumahan subsidi tidak ada pembatasan. APERSI Kalsel di triwulan ini menyerap sekitar 7 ribu rumah. Tapi kita siap ditambah lagi. Mudah-mudahan hingga akhir tahun nanti bisa menyerap hingga 10 ribu rumah subsidi,” sebut H Hamdani.

Rumah Bersubsidi Daerah Kabupaten Banjar Yang Baru Dibangun

Menurutnya, APERSI identik dengan perumahan subsidi dan menyasar masyarakat menengah ke bawah. “Semoga pandemi segera berakhir, dan daya beli masyarakat tumbuh lagi untuk bisa membeli rumah,” harapnya.

Sementara, Ketua Umum DPP APERSI, Junaidi Abdillah, mengatakan, pada tahun 2022 APERSI ditargetkan pemerintah sebanyak 200 ribu unit of measurement rumah KPR subsidi.

“Potensi ini cukup besar, salah satunya terwujud di Borneo Selatan ini, khususnya di Banjarmasin bagi masyarakat berpenghasilan rendah. ninety persen APERSI menyasar pada masyarakat menengah ke bawah. Dan ini merupakan pengabdian kepada negara, untuk merumahkan rakyat dan masyarakat MBR,” ujarnya.

Namun, katanya, kendala yang dihadapi para pengembang perumahan saat ini adalah masalah penyesuaian harga. Dimana, untuk rumah subsidi setiap tahun seharusnya ada kenaikan penyesuaian.

Read:  Domain_7ung Bangun Rumah Baru Atau Beli Rumah Baru

“Karena apa, biaya produksi, cloth dan harga tanah itu kan naik terus, sementara harga dibatasi oleh ketentuan yang ada. Kita berharap pemerintah segera mengeluarkan stimulus penyesuaian harga” kata Junaidi.

“Informasinya, kenaikan penyesuaian sekitar 5 sampai 6 persen. Namun, permasalahannya hingga sekarang belum terealisasi. Kita masih menunggu Kementerian Keuangan yang membuat aturan itu. Kita tak minta naik tinggi-tinggi, yang penting inflasi material itu disesuaikan terhadap produksi para pengembang,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, peletakan batu pertama dilakukan oleh Wakil Wali Kota Banjarmasin, H Arifin Noor, menandai diresmikannya pembangunan perumahan The Residence City Bumi Wahyu Utama.

Menurutnya Kota Banjarmasin ini semakin padat penduduknya dan semakin sulit untuk membuka kawasan perumahan yang nyaman bagi warga.

“Kebutuhan masyarakat untuk memiliki perumahan di Banjarmasin ini sekitar 200 ribu unit of measurement lebih. Sehingga, pengembang di daerah Kabupaten Banjar dan Kabupaten Batola yang berpotensi menyiapkan lahan,” ungkap mantan Kadis PUPR. Kota Banjarmasin ini.

“Kita juga ingin di setiap perumahan yang dibangun, tersedia kebutuhan air bersih, sarana jalan yang nyaman dan memadai, tersedianya aliran listrik dan komitmen kawan-kawan di APERSI untuk peduli terhadap lingkungan,” imbuh Arifin (Opq/KPO-1)

Berlangganan via E-MAIL

Rumah Bersubsidi Daerah Kabupaten Banjar Yang Baru Dibangun

Source: https://kalimantanpost.com/2022/06/perumahan-bumi-wahyu-utama-tawarkan-hunian-nyaman-bagi-mbr/

Check Also

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bangunan Tahun 2020 File Sofcopy Dalam …