Pembangunan Rumah Susun Di Mataram Lombok

Pembangunan Rumah Susun Di Mataram Lombok

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas


Koordinat:



8°34′58.3″S
116°06′35.three″E


 / 

8.582861°Due south 116.109806°Eastward
 /
-8.582861; 116.109806




Kota Mataram

Kota

Pembangunan Rumah Susun Di Mataram Lombok


Islamic Eye
Mataram

Lambang resmi Kota Mataram

Julukan:

Kota Seribu Masjid

Motto:

Kota Mataram Maju, Religius dan Berbudaya

Peta

Peta

Kota Mataram di Kepulauan Sunda Kecil

Kota Mataram

Kota Mataram

Peta

Tampilkan peta Kepulauan Sunda Kecil

Kota Mataram di Indonesia

Kota Mataram

Kota Mataram

Kota Mataram (Indonesia)

Tampilkan peta Indonesia

Koordinat:



8°35′S
116°07′E


 / 

8.58°S 116.12°E
 /
-viii.58; 116.12


Negara

 Indonesia
Provinsi Nusa Tenggara Barat
Tanggal berdiri 31 Agustus 1993
Jumlah satuan pemerintahan

Daftar

  • Kecamatan: 6 kecamatan[ane]
  • Kelurahan: fifty kelurahan[i]
Pemerintahan
 • Wali Kota Mohan Roliskana
 • Wakil Wali Kota Mujiburrahman
Luas

[1]

 • Total 61,30 km2
(23,67 sq mi)
Populasi

(2021)[2]

 • Full 441.561
 • Kepadatan 7.203/kmii
(18,660/sq mi)
Demografi
 • Agama Islam 82,67%

Hindu 13,99%

Kristen two,36%
– Protestan i,54%

– Katolik 0,82%

Buddha 0,98%[2]
 • Bahasa Sasak, Republic of indonesia
 • IPM Kenaikan
79,14 (2021)
Tinggi
[3]
Zona waktu UTC+08:00 (WITA)
Kode area telepon 0370
Pelat kendaraan DR xxxx
A*/B*/C*/D*/E*
Kode Kemendagri 52.71

Edit the value on Wikidata
APBD Rp 1.412.049.871.000,-[4]
PAD Rp 350.255.500.000,-
DAU Rp 641.141.879.000,- (2020)[5]
Situs spider web www.mataramkota.get.id

Kota Mataram
merupakan ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Barat, Republic of indonesia. Adat Sasak cukup mewarnai masyarakat di kota ini. Mataram merupakan bagian dari Mataram Raya kawasan metropolitan terbesar kedua di Kepulauan Nusa Tenggara setelah Sarbagita. Jumlah penduduk kota Mataram tahun 2021 sebanyak 441.561 jiwa, dengan kepadatan penduduk sebanyak seven.203 jiwa/km2.[6]

Etimologi

[sunting
|
sunting sumber]

Nama Mataram, di Lombok disebutkan dengan beragam, ada
Mataram, Metaram, Mentaram, atau
Mataharam. Beberapa literatur menyebutkan, Mataram berasal dari bahasa Sansekerta dari kata
mata
yang berarti ibu dan kata
aram
yang berarti hiburan. Mataram juga berarti persembahan untuk ibu pertiwi. Kata Mataram juga berasal dari kata matta yang berarti gembira atau gairah dan aram berarti hiburan. Sehingga
matta-aram
atau mataram berarti pembangunan kerajaan atau kota ini adalah sebagai lambang pernyataan kegembiran sebagai hiburan sekaligus lambang kegairahan hidup untuk membangun tanah harapan yang menjanjikan masa depan lebih cerah.[7]

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Dalam Babad Lombok, terdapat ekspedisi untuk menaklukkan wilayah Nusa Tenggara. Ekspedisi ini dipimpin Sunan Prapen yang berangkat bersama para mubalig dan armadanya didukung puluhan kapal dengan ten ribu pasukan berasal dari daerah di pulau Jawa seperti Mataram, Majalengka, Madura, Sumenep, Surabaya, Semarang, Gresik, Besuki Gembong, Candi, Betawi dan lainnya. Mereka dipimpin pemukanya seperti Arya Majalengka, Ratu Madura dan Sumenep, Adipati Surabaya, Adipati Semarang, Patih Ki Jaya Lengkara, dan Raden Kusuma Betawi.

Dari Mataram sendiri dipimpin seseorang yang disebut Patih Mentaram. Di Lombok, setelah mengislamkan raja Lombok Prabu Rangkesari, dengan berbasis di kotaraja Lombok di teluk Lombok, ekspedisi dipecah-pecah menjadi rombongan yang dikirim ke seluruh penjuru pulau Lombok. Salah satu peran penting patih Mataram mendapat tugas menaklukkan semua orang di utara gunung dari
Samulya
(saat ini Sambelia).[7]

Literatur lain menyebutkan, di masa itu, pulau Lombok diperintah raja-raja. Raja Mataram pada 1842 menaklukkan Kerajaan Pagesangan. Setahun kemudian yakni 1843 menaklukkan Kerajaan Kahuripan. Kemudian ibukota Kerajaan dipidahkan ke Cakranegara dengan ukiran Kawi pada nama Istana Raja. Raja Mataram (Lombok) selain terkenal kaya raya juga adalah raja yang ahli tata ruang kota, melaksanakan sensus penduduk kerajaan dengan meminta semua penduduknya mengumpulkan jarum. Penduduk laki – laki dan perempuan menggunakan jarum untuk menandakan suatu ikatan.

Setelah Kerajaan Mataram jatuh oleh pemerintah Hindia Belanda, yang dibayar mahal dengan tewasnya Jend. P.P.H. van Ham (monumennya ada di Karang Jangkong), Cakranegara mulai menerapkan sistem pemerintahan dwitunggal berada di bawah Afdeling Bali Lombok yang berpusat di Singaraja, Bali.

Pulau Lombok dalam pemerintahan dwitunggal terbagi menjadi 3 (tiga)
onder afdeling, dari pihak kolonial sebagai wakil disebut kontrolir dan dari wilayah disebut Kepala Pemerintahan Setempat (KPS) sampai ke tingkat Kedistrikan. Adapun ketiga wilayah administratif masih disebut
W Lombok
(Lombok Barat),
Middle Lombok
(Lombok Tengah) dan
East Lombok
(Lombok Timur) dipimpin oleh seorang kontrolir dan Kepala Pemerintahan Setempat (KPS).

Wilayah Lombok Barat membawahi 7 (tujuh) wilayah administratif yang meliputi Kedistrikan Ampenan Barat di Dasan Agung, Kedistrikan Ampenan Tmur di Narmada, Kedistrikan Bayan di Bayan Belek, Asisten Distrik Gondang di Gondang, Kedistrikan Tanjung di Tanjung, Kedistrikan Gerung di Gerung, dan Kepenggawaan Cakranegara di Mayura.

Geografi

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Mataram memiliki topografi wilayah berada pada ketinggian kurang dari fifty meter di atas permukaan laut (dpl) dengan rentang ketinggian sejauh 9 km, terletak pada 08° 33’ – 08° 38’ Lintang Selatan dan 116° 04’ – 116° 10’ Bujur Timur. Struktur geologi Kota Mataram sebagian besar adalah jenis tanah liat dan tanah endapan tuff yang merupakan endapan alluvial yang berasal dari kegiatan Gunung Rinjani, secara visual terlihat seperti lempengan batu pecah, sedangkan di bawahnya terdapat lapisan pasir.

Batas Wilayah

[sunting
|
sunting sumber]

Batas-batas wilayah Kota Mataram adalah sebagai berikut:[vi]

Iklim

[sunting
|
sunting sumber]

Seperti kota-kota lain di Indonesia, kota Mataram beriklim tropis dengan tipe iklim muson tropis (Am) yang memiliki dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Suhu udara di Kota Mataram berkisar antara 20.i °C sampai dengan 31.6 °C. Kelembapan maksimum 83% terjadi pada bulan Januari–Maret dan Desember, sedangkan kelembapan minimum 77% terjadi pada bulan Agustus dan September. Rata-rata penyinaran matahari maksimum pada bulan September. Sementara jumlah hari hujan tertinggi terjadi pada bulan Januari sebanyak 20 hari, dengan curah hujan rata-rata mencapai 1200–2000 mm per tahun, dan jumlah hari hujan relatif ≥120 hari per tahun.[8]

Data iklim Mataram, Nusa Tenggara Barat, Republic of indonesia
Bulan Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sep Okt Nov Des Tahun
Rekor tertinggi °C (°F) 34
(93)
34.half-dozen
(94.3)
35.2
(95.four)
35
(95)
34.viii
(94.6)
34.half-dozen
(94.3)
33.6
(92.5)
33.2
(91.viii)
34
(93)
36.4
(97.5)
36
(97)
35.2
(95.4)
36.four
(97.5)
Rata-rata tertinggi °C (°F) 30.half dozen
(87.ane)
xxx.6
(87.1)
30.five
(86.9)
30.half dozen
(87.1)
30.9
(87.vi)
thirty.3
(86.5)
29.5
(85.i)
29.6
(85.3)
xxx.2
(86.four)
31.1
(88)
31.half-dozen
(88.9)
30.6
(87.ane)
thirty.51
(86.93)
Rata-rata harian °C (°F) 26.nine
(fourscore.4)
26.8
(80.2)
26.6
(79.9)
26.five
(79.7)
26.6
(79.ix)
25.5
(77.9)
24.eight
(76.6)
24.9
(76.8)
25.viii
(78.4)
26.7
(80.1)
27.ane
(80.8)
26.ix
(80.4)
26.26
(79.26)
Rata-rata terendah °C (°F) 23.2
(73.8)
23
(73)
22.7
(72.nine)
22.4
(72.3)
22.iii
(72.one)
20.seven
(69.3)
20.i
(68.2)
twenty.2
(68.4)
21.4
(lxx.v)
22.iii
(72.1)
22.6
(72.vii)
23.3
(73.9)
22.02
(71.half dozen)
Rekor terendah °C (°F) 19.8
(67.6)
19
(66)
17.4
(63.three)
16.nine
(62.four)
15.nine
(60.6)
15.4
(59.7)
14.9
(58.8)
xiv.9
(58.8)
17.4
(63.3)
18.four
(65.1)
xx.one
(68.2)
xx.four
(68.seven)
14.9
(58.eight)
Presipitasi mm (inci) 255.7
(10.067)
231.8
(9.126)
186.2
(7.331)
139.ix
(5.508)
126.6
(4.984)
68.8
(2.709)
49.4
(one.945)
30.nine
(1.217)
81.1
(3.193)
164.2
(6.465)
236.2
(9.299)
248.ii
(ix.772)
1.819
(71,616)
Rata-rata hari hujan
20 17 fifteen 12 10 v iii 2 vi 11 sixteen nineteen 136
% kelembapan 83 83 83 83 82 79 78 77 77 79 81 83 80.7
Rata-rata sinar matahari harian 7.nine viii.4 viii.5 viii.7 9.3 9.4 9.4 9.6 10.4 10.1 nine.7 8.6 9.17
Kemungkinan sinar matahari (persen) 60 62 68 74 80 82 82 84 82 79 71 62 73.8
Sumber #ane: Weather2travel[9]
Sumber #2: Stasiun Klimatologi Lombok Barat[10]
[11]
[12]
[thirteen]

Pemerintahan

[sunting
|
sunting sumber]

Secara administratif Kota Mataram memiliki luas daratan 61,30 km dan 56,fourscore km perairan laut, terbagi atas 6 kecamatan, yaitu Kecamatan Ampenan, Cakranegara, Mataram, Sandubaya, Selaparang dan Sekarbela dengan fifty kelurahan dan 297 lingkungan.

Daftar Wali Kota

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut adalah daftar nama Wali Kota Mataram dari masa ke masa.

No. Wali Kota[14] Awal menjabat Akhir menjabat Wakil Wali Kota Keterangan Referensi
1 Wali Kota Mataram H.L. Mujitahid.png Drs. H.Lalu Mudjitahid 1978 1989
2 Wali Kota Mataram Lalu Mas’ud.png Drs. H. Lalu Mas’ud 1989 1999
iii H. Moh. Ruslan, SH 1999 2005
Drs. H. L. Rifa’i
(Penjabat)
Agustus 2005 Agustus 2006
4 H. Moh. Ruslan, SH 2005 2010 H. Ahyar Abduh
v Wali Kota Mataram Ahyar Abduh.jpg H. Ahyar Abduh 10 Agustus 2010 10 Agustus 2015 H. Mohan Roliskana, Southward.Sos., MH
* Hj. Selly Andayani
(Penjabat)
ten Agustus 2015 17 Februari 2016 Lowong [fifteen]
(5) Wali Kota Mataram Ahyar Abduh.jpg H. Ahyar Abduh 17 Februari 2016 17 Februari 2021 H. Mohan Roliskana, S.Sos., MH [16]
(6) Wali Kota Mataram Mohan Roliskana.jpg H. Mohan Roliskana 17 Februari 2021 Petahana Mujiburrahman [17]

Dewan Perwakilan

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Mataram dalam tiga periode terakhir.

Partai Politik Jumlah Kursi pada Periode
2009-2014[eighteen] 2014-2019[19] 2019-2024[20]
 PKB 0 Kenaikan
ane

Steady

1
 Gerindra iii Kenaikan
vi

Steady

vi
 PDI-P 4 Kenaikan
5

Steady

5
 Golkar 4 Kenaikan
9

Steady

9
 NasDem

(baru)


ii
Penurunan
1
 Berkarya

(baru)


1
 PKS 3
Steady

3
Kenaikan
v
 PPP 3 Kenaikan
v
Penurunan
3
 PAN iii Penurunan
one
Kenaikan
3
 Hanura 3 Penurunan
2
Penurunan
one
 Demokrat vii Penurunan
4

Steady

four
 PKPI 0 Kenaikan
2
Penurunan
1
 PBR 2
 PKPB ii
 PPI 1
Jumlah Kursi 35 Kenaikan
40

Steady

40
Jumlah Partai 11
Steady

11
Kenaikan
12

Kecamatan

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Mataram terdiri dari 6 Kecamatan dan 50 Kelurahan. Pada tahun 2017, jumlah penduduknya mencapai 419.506 jiwa dengan luas wilayah 61,30 km² dan sebaran penduduk 6.843 jiwa/km².[21]
[22]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Mataram, adalah sebagai berikut:

Kemendagri Kecamatan Jumlah

Kelurahan
Daftar

Kelurahan
52.71.01 Ampenan 10
  • Ampenan Selatan
  • Ampenan Tengah
  • Ampenan Utara
  • Banjar
  • Bintaro
  • Dayan Peken
  • Kebun Sari
  • Pajarakan Karya
  • Pejeruk
  • Taman Sari
52.71.03 Cakranegara 10
  • Cakranegara Barat
  • Cakranegara Selatan
  • Cakranegara Selatan Baru
  • Cakranegara Timur
  • Cakranegara Utara
  • Cilinaya
  • Karang Taliwang
  • Mayura
  • Sapta Marga
  • Sayang-sayang
52.71.02 Mataram 9
  • Mataram Timur
  • Pagesangan
  • Pagesangan Barat
  • Pagesangan Timur
  • Pagutan
  • Pagutan Barat
  • Pagutan Timur
  • Pejanggik
  • Punia
52.71.06 Sandubaya 7
  • Abian Tubuh Baru
  • Babakan
  • Bertais
  • Dasan Cermen
  • Mandalika
  • Selagalas
  • Turida
52.71.04 Sekarbela five
  • Jempong Baru
  • Karang Pule
  • Kekalik Jaya
  • Tanjung Karang
  • Tanjung Karang Permai
52.71.05 Selaparang nine
  • Dasan Agung
  • Dasan Agung Baru
  • Gomong
  • Karang Baru
  • Mataram Barat
  • Monjok
  • Monjok Barat
  • Monjok Timur
  • Rembiga
TOTAL 50

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Suku bangsa

[sunting
|
sunting sumber]

Suku Sasak merupakan suku bangsa mayoritas penghuni Kota Mataram, selain Suku Bali, Tionghoa, Melayu dan Arab. Keharmonisan kehidupan antar suku di Mataram sempat terganggu oleh peristiwa pecahnya Kerusuhan Lombok 17 Januari 2000 yang menyeret isu agama dan ras sebagai penyebab kerusuhan.

Agama

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Mataram merupakan kota yang multi etnis dan agama. Pengaruh budaya Sasak dan Bali, sangat terasa di kota ini. Adapun keberagaman penduduk kota Mataram menurut agama yang dianut, berdasarkan information kementerian Dalam Negeri tahun 2021, yakni pemeluk agama Islam 82,67% yang umumnya dianut suku Sasak. Kemudian Hindu 13,99% dianut suku Bali, kemudian Kristen 2,36% di mana Protestan 1,54% dan Katolik 0,82%, yang kebanyak dianut penduduk dari Nusa Tenggara Timur, Batak dan Tionghoa. Sebagian lagi beragama Buddha yakni 0,98%, dianut masyarakat Tionghoa.[2]

Bahasa

[sunting
|
sunting sumber]

Masyarakat Kota Mataram sebagian menggunakan Bahasa Sasak dalam keseharian, selain Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, Bahasa Samawa, serta bahasa Bima. Bahasa Sasak itu sendiri terbagi atas beberapa dialek, bergantung daerah masing-masing pengguna di Pulau Lombok, serta dapat digunakan sebagai acuan perbedaan strata sosial di masyarakatnya.

Transportasi

[sunting
|
sunting sumber]

Udara

[sunting
|
sunting sumber]

Keberadaan Bandar Udara Selaparang merupakan pintu masuk melalui udara ke Kota Mataram khususnya serta Pulau Lombok dan Nusa Tenggara Barat umumnya. Dan seiring dengan perkembangan Mataram dan NTB pada umumnya, saat ini Bandar Udara Selaparang sudah ditutup dan digantikan dengan Bandar Udara Internasional Lombok, Bandara tersebut berlokasi di wilayah Lombok Tengah.

Darat

[sunting
|
sunting sumber]

Terminal Induk di Kota ini bernama Terminal Mandalika yang terletak di sebelah Timur di kelurahan Bertais Kota Mataram, disamping itu juga ada Terminal Kebon Roek yang berada di sebelah barat di wilayah Ampenan. Terminal Kebon Roek merupakan sarana transportasi darat melayani angkutan kota di Kota Mataram. Untuk sarana transportasi darat lainnya di kota ini dikenal dengan nama
Cidomo, kendaraan seperti Bemo serta Ojek.

Laut

[sunting
|
sunting sumber]

Sebelum pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat dikembangkan, Ampenan merupakan pelabuhan laut yang ramai, Pelabuhan Ampenan ini berada di sebelah barat Kota Mataram, Namun karena faktor keganasan arus laut Selat Lombok, dipilihlah lokasi yang lebih ideal untuk pelabuhan Laut yaitu sekarang ini di Lembar

Pariwisata

[sunting
|
sunting sumber]

Museum Nusa Tenggara Barat

Kota Mataram terletak di pualu Lombok, merupakan sentra dari perjalanan wisata di Pulau Lombok. Kota Mataram saat ini dikembangkan menjadi salah satu kota pariwisata.

Akomodasi dan penginapan

[sunting
|
sunting sumber]

Di Kota Mataram terdapat beberapa hotel, mulai dari hotel kelas Melati sampai Hotel Berbintang. Beberapa di antaranya adalah Hotel Lombok Raya, Hotel Chiliad Legi, Hotel Lombok Garden, Hotel Lombok Plaza, Hotel Santika Mataram, Hotel Nitour, Hotel Chandra, Hotel Mataram Square, Hotel Handayani dan Hotel Lombok Vaganza.

Tempat wisata

[sunting
|
sunting sumber]

Pantai Ampenan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Wisata Alam

[sunting
|
sunting sumber]

Pulau Lombok dengan pusat di Kota Mataram, merupakan tempat yang sangat terkenal dengan eksotisme alamnya. Dari kota ini anda bisa menuju tempat wisata alam yang sangat terkenal di antaranya Pantai Senggigi, Gili Trawangan, Pantai Kuta, Pantai Ampenan, Pesona Gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia yaitu Rinjani.

Wisata Budaya

[sunting
|
sunting sumber]

Untuk wisata budaya, perpaduan antara budaya Lombok dan Bali dan sentuhan dari etnis lainnya, melahirkan suatu kolaborasi budaya yang sangat menarik, dan ada beberapa tempat menarik yang layak untuk dikunjungi terkait dengan hal tersebut antara lain, Kuburan Tionghoa Bintaro, Taman Mayura, Pura Meru, Pura Segara, Museum Negeri Nusa Tenggara Barat, Loang Baloq, Kota Tua Ampenan, Taman Budaya Provinsi Nusa Tenggara Barat

Belanja

[sunting
|
sunting sumber]

Kota ini juga memiliki berbagai pusat perbelanjaan, misalnya Mataram Mall,Lombok Epicentrum Mall, Pusat Kerajinan Mutiara Pagesangan dan Ampenan Cerah Ceria. Disamping itu untuk anda yang suka belanja oleh-oleh Senggigi Square, Sukarara, Pusat Mutiara Di desa Sekarbela, bisa menjadi pilihan anda.

Kuliner

[sunting
|
sunting sumber]

Kota ini menyajikan sajian khas Lombok di antaranya adalah ayam taliwang, beberuk terong, sate bulayak, plecing kangkung, nasi balap puyung, ares, sate rembiga, sate tanjung, poteng jaje tujak, iwel, dan bebalung.

Pendidikan

[sunting
|
sunting sumber]

Fasilitas pendidikan di Kota Mataram tersedia dengan cukup memadai, di Kota ini terdapat beberapa perguruan tinggi baik Negeri maupun Swasta.

Perguruan Tinggi

[sunting
|
sunting sumber]

Kampus Universitas Mataram

Perguruan Tinggi Negeri yang cukup terkenal di kota ini adalah Universitas Mataram dan UIN Mataram. Sementara, beberapa Perguruan Tinggi Swasta juga banyak di Kota Mataram, di antaranya adalah:

  • Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram
  • Universitas Pendidikan Mandalika
  • Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri Gde Pudja Mataram
  • Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Mataram
  • STIE Mataram
  • Universitas Islam Al-Azhar Mataram (Unizar)
  • Universitas Nahdlatul Wathan Mataram
  • Universitas Muhammadiyah Mataram
  • Universitas NTB
  • Universitas 45 Mataram
  • Universitas Saraswati
  • STMIK Bumigora Mataram

Sekolah Menengah Atas

[sunting
|
sunting sumber]

  • SMAN 1 Mataram
  • SMAN ii Mataram
  • SMAN 3 Mataram
  • SMAN 4 Mataram
  • SMAN v Mataram
  • SMAN half-dozen Mataram
  • SMAN vii Mataram
  • SMAN eight Mataram
  • SMAN 9 Mataram
  • SMAN ten Mataram

Kesehatan

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Kembar

[sunting
|
sunting sumber]


Tiongkok

Pengzhou, China

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]

  1. ^


    a




    b




    c




    “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2019-09-nineteen. Diakses tanggal 05-12-2018.



  2. ^


    a




    b




    c




    “Visualisasi Data Kependudukan – Kementerian Dalam Negeri 2021”
    (visual).
    www.dukcapil.kemendagri.go.id
    . Diakses tanggal
    22 Agustus
    2021
    .





  3. ^


    “Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021”.
    www.bps.go.id
    . Diakses tanggal
    fourteen Maret
    2022
    .





  4. ^


    “APBD 2018 ringkasan update 04 Mei 2018”. 2018-05-04. Diakses tanggal
    2018-07-06
    .





  5. ^


    “Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020”
    (pdf).
    www.djpk.kemenkeu.go.id. (2020). Diakses tanggal
    22 Agustus
    2021
    .




  6. ^


    a




    b




    “Jumlah Penduduk Menurut Kabupaten Kota 1993-2020”.
    BPS NTB
    . Diakses tanggal
    two September
    2020
    .




  7. ^


    a




    b




    Anggraeni, Dewi (2013-12-10). “Inilah Asal Muasal Lahirnya Kota Mataram”.
    LOMBOKita. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-08-09. Diakses tanggal
    2019-11-19
    .





  8. ^

    http://sippa.ciptakarya.pu.go.id/sippa_online/ws_file/dokumen/rpi2jm/DOCRPIJM_9d5b0eafb5_BAB%20IV04%20PROFIL%20WILAYAH%20MATARAM.pdf

  9. ^


    “Mataram climate guide”. Weather2travel. Diakses tanggal
    25 Agustus
    2020
    .





  10. ^


    “Mataram, Stasiun Meteorologi Selaparang – Periode 1971-2014”. BMKG NTB. Diakses tanggal
    25 Desember
    2020
    .





  11. ^


    “Mataram, Stasiun Meteorologi Selaparang – Periode 1971-2014”. BMKG NTB. Diakses tanggal
    25 Desember
    2020
    .





  12. ^


    “Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Selaparang – Periode 1971-2014”. BMKG NTB. Diakses tanggal
    25 Desember
    2020
    .





  13. ^


    “Stasiun Klimatologi Lombok Barat, Selaparang – Periode 1971-2014”. BMKG NTB. Diakses tanggal
    25 Desember
    2020
    .





  14. ^


    “Mantan Wali Kota Mataram”.
    Pemerintah Kota Mataram. Pemerintah Kota Mataram. Diakses tanggal
    30 Desember
    2017
    .





    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  15. ^


    Subaidi, Ahmad (10 Agustus 2015). “Pelantikan Penjabat Walikota – Bupati”.
    ANTARA News
    . Diakses tanggal
    30 Desember
    2017
    .





  16. ^


    Joko (17 Februari 2016). Guswan, ed. “Setelah Dilantik, H Ahyar : Semua Akan Mendapat Pelayanan Sama”.
    Mataram News
    . Diakses tanggal
    30 Desember
    2017
    .





    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  17. ^


    Joko (17 Februari 2016). Guswan, ed. “Setelah Dilantik, H Ahyar : Semua Akan Mendapat Pelayanan Sama”.
    Mataram News
    . Diakses tanggal
    30 Desember
    2017
    .





    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  18. ^

    “35 ANGGOTA DPRD KOTA MATARAM DILANTIK”
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]

    , Antara

  19. ^

    Perolehan Kursi DPRD Kota Mataram 2014-2019

  20. ^


    “Perolehan Kursi DPRD Kota Mataram 2019-2024”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2020-08-03. Diakses tanggal
    2020-05-22
    .





  21. ^


    “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Information Wilayah Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Negeri Republik Republic of indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal
    three Oktober
    2019
    .





  22. ^


    “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal
    fifteen Januari
    2020
    .




Lihat pula

[sunting
|
sunting sumber]

  • Wilayah metropolitan Mataram
  • Daftar stasiun televisi di Nusa Tenggara Barat

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)
    Situs web resmi Kota Mataram Diarsipkan 2011-07-21 di Wayback Machine.



Pembangunan Rumah Susun Di Mataram Lombok

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Mataram

Read:  Budget Untuk Bangun Rumah 2 Lantai

Check Also

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bangunan Tahun 2020 File Sofcopy Dalam …