Pembangunan Rumah Sakit Daerah Gorontalo

Pembangunan Rumah Sakit Daerah Gorontalo

Dari Wikipedia bahasa Republic of indonesia, ensiklopedia bebas

Kota Tanjungpinang

Tanjung Pinang

Ibu kota provinsi

Transkripsi bahasa daerah
 • Abjad Jawi تنجوڠ ڤينڠ

Pembangunan Rumah Sakit Daerah Gorontalo

Governors House.jpg Pulau Penyengat 2.jpg
Raja Haji Fisabilillah Monument.jpg Museumtanjungpinang.jpg

Dari atas, kiri ke kanan: Pemandangan Pulau Dompak, Gedung Daerah, Makam Para Sultan Melayu, Monumen Raja Haji Fisabilillah, dan Museum Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah

Lambang resmi Kota Tanjungpinang

Julukan:

Kota Gurindam

Motto:

Jujur bertutur, bijak bertindak

Peta

Peta

Kota Tanjungpinang di Sumatra

Kota Tanjungpinang

Kota Tanjungpinang

Peta

Tampilkan peta Sumatra

Kota Tanjungpinang di Indonesia

Kota Tanjungpinang

Kota Tanjungpinang

Kota Tanjungpinang (Indonesia)

Tampilkan peta Republic of indonesia

Koordinat:



0°55′08″Due north
104°27′20″E


 / 

0.91878°N 104.45542°Eastward
 /
0.91878; 104.45542


Negara

 Indonesia
Provinsi Kepulauan Riau
Hari jadi half dozen Januari 1784
Jumlah satuan pemerintahan

Daftar

  • Kecamatan: 4 kecamatan
  • Kelurahan: 18 kelurahan
Pemerintahan
 •  Wali Kota Hj. Rahma, S.IP
 •  Wakil Wali Kota Endang Abdullah, South.Kp, M.Si
 • Sekretaris Daerah Zulhidayat, Due south.Hut
 • Ketua DPRD Hj. Yuniarni Pustoko Weni, S.H.
Luas
 • Total 144,56 kmii
(55,81 sq mi)
Populasi

(2021)[1]

 • Total 227.069
 • Kepadatan 1.571/km2
(4,070/sq mi)
Demografi
 • Agama Islam 78,00%
Buddha 12,64%
Kristen 9,10%
— Protestan 7,70%
— Katolik one,xl%
Konghucu 0,23%
Hindu 0,03%[two]
 • Bahasa Indonesia, Melayu, Jawa, Hokkien, Tiochiu, Batak, Arab, Inggris
 • IPM Kenaikan
78,93 (2021)
Tinggi
[3]
Zona waktu UTC+07:00 (WIB)
Kode pos

29000

Kode area telepon +62 771
Pelat kendaraan BP
xxxx
A*/T*
Kode Kemendagri 21.72

Edit the value on Wikidata
Kode SNI 7657-2010 TPG
DAU Rp 506.523.294.000,- (2020)[four]
Situs web www.tanjungpinangkota.go.id

Tanjungpinang
atau sering juga ditulis
Tanjung Pinang
adalah ibu kota dari provinsi Kepulauan Riau, Indonesia. Kota ini terletak di Pulau Bintan dan beberapa pulau kecil seperti Pulau Dompak dan Pulau Penyengat, dengan koordinat 0º5′ LU dan 104º27′ BT. Kota Tanjungpinang dahulunya adalah pusat pemerintahan Kesultanan Riau-Lingga. Sebelum dimekarkan menjadi kota otonom, Tanjungpinang adalah ibu kota Kabupaten Kepulauan Riau (sekarang Kabupaten Bintan). Kota ini juga awalnya adalah ibu kota Provinsi Riau (meliputi Riau daratan dan kepulauan) sebelum kemudian dipindahkan ke Kota Pekanbaru.[2]

Kota ini memiliki cukup banyak daerah pariwisata seperti Pulau Penyengat yang hanya berjarak kurang lebih 2 mil dari Pelabuhan Sri Bintan Pura, Pantai Trikora dengan pasir putihnya terletak kurang lebih 65 km dari kota, dan pantai buatan yaitu Tepi Laut yang terletak di garis pantai pusat kota sebagai pemanis atau wajah kota (waterfront city).

Pelabuhan Laut Tanjungpinang di Sri Bintan Pura memiliki kapal-kapal jenis feri dan feri cepat (speedboat) untuk akses domestik ke pulau Batam dan pulau-pulau lain seperti Kepulauan Karimun dan Kundur, serta kota-kota lain di Riau. Pelabuhan ini juga merupakan akses internasional ke Malaysia dan Singapura.

Geografi

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Tanjungpinang berada di Pulau Bintan, Provinsi Kepulauan Riau dengan letak geografis berada pada 0°51′ sampai dengan 0°59′ Lintang Utara dan 104°23′ sampai dengan 104°34′ Bujur Timur. Wilayah Kota Tanjungpinang memiliki luas wilayah sekitar 239, 5 kilometer persegi dan sebagiannya merupakan wilayah perairan laut. Sebagian wilayah Tanjungpinang merupakan dataran rendah, kawasan rawa bakau, dan sebagian lain merupakan perbukitan, sehingga lahan kota sangat bervariasi dan berkontur.[2]

Batas wilayah

[sunting
|
sunting sumber]

Wilayah Kota Tanjungpinang berbatasan dengan beberapa wilayah administratif, yaitu:

Utara Kecamatan Teluk Bintan dan Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan
Timur Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan
Selatan Kecamatan Mantang dan Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan
Barat Kota Batam dan Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan

Iklim

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Tanjungpinang maupun Pulau Bintan keseluruhan beriklim tropis dengan temperatur 23 °C – 34 °C. Tekanan udaranya berkisar antara 1.010,2 mbs dan 1.013,7 mbs.[v]
Secara resmi, wilayah Kota Tanjungpinang tidak memiliki musim kemarau dan musim penghujan. Dalam arti lain, wilayah ini tidak mempunyai perbedaan musim yang mencolok di daerah ini. Dengan demikian, hujan dapat turun sepanjang tahun. Namun setiap akhir sampai dengan awal tahun terjadi “Angin Utara” yang sangat berbahaya dengan gelombang yang sangat kuat.

Sejarah

[sunting
|
sunting sumber]

Berdasarkan Sulalatus Salatin, Tanjungpinang merupakan bagian dari Kerajaan Malaka. Setelah jatuhnya Malaka ke tangan Portugal, Sultan Mahmud Syah menjadikan kawasan ini sebagai pusat pemerintahan Kesultanan Malaka. Kemudian menjadi pusat pemerintahan Kesultanan Johor, sebelum diambil alih oleh Belanda setelah mereka menundukan perlawanan Raja Haji Fisabilillah tahun 1784 di Pulau Penyengat.

Pada masa Hindia Belanda, Tanjungpinang merupakan pusat pemerintahan
Karesidenan Riouw. Kemudian di awal kemerdekaan Indonesia, menjadi ibu kota Provinsi Riau. Pada tahun 1957, Tanjungpinang menjadi ibu kota Provinsi Riau. Namun dua tahun kemudian ibu kota propinsi itu dipindahkan ke Pekanbaru.[ix]
Setelah itu statusnya menjadi Kota Administratif hingga tahun 2000. Berdasarkan UU Nomor 5 Tahun 2001, pada tanggal 21 Juni 2001 statusnya ditingkatkan menjadi Kota Tanjungpinang. Pusat pemerintahan yang semula berada di pusat Kota Tanjungpinang, kemudian dipindahkan ke Senggarang (bagian utara kota).[10]
Hal ini bertujuan untuk pemerataan pembangunan serta mengurangi kepadatan penduduk yang selama ini berpusat di Kota Lama (bagian barat kota). Pada tahun 2002, Kota Tanjungpinang kembali menjadi ibu kota provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Riau.

Pemerintahan

[sunting
|
sunting sumber]

Daftar Wali Kota

[sunting
|
sunting sumber]

Pada tahun 2002 Dra. Hj. Suryatati A. Manan terpilih sebagai wali kota pertama melalui pemilihan oleh DPRD Kota Tanjungpinang. Pada tahun 2007, ia terpilih kembali untuk menjadi Wali Kota Tanjungpinang. Kemudian pada tahun 2013, ia digantikan oleh H. Lis Darmansyah, S.H. Kemudian Wali Kota Tanjungpinang dijabat oleh H. Syahrul, S.Pd. Syahrul meninggal dunia dan digantikan oleh Hj. Rahma, S.IP.

No Wali Kota[11] Mulai menjabat Akhir menjabat Prd. Ket. Wakil Wali Kota
Wali Kota Administratif Tanjungpinang
1 Asmuni Hasymi, Due south.H. 1983 1985 ane [12]
2 Drs. H. Muhammad Sani 1985 1993 2 [13]
3 Drs. Andi Rivai Siregar 1993 1995 iii [14]
4 Suryatati Abdul Manan, Administrative Mayor of Tanjung Pinang (1996-2001).jpg Dra. Hj. Suryatati Abdul Manan 1995 2000 4 [15]
Wali Kota Tanjungpinang
Suryatati Abdul Manan, Mayor of Tanjung Pinang (2008-2013).jpg Dra. Hj. Suryatati Abdul Manan 17 Oktober 2001 2003 Penjabat.[16]
1 2003 2008 5 Wan Izhar Abdullah
2008 2013 6 Edward Mushalli
2 Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah.jpg H. Lis Darmansyah, South.H. 16 Januari 2013 16 Januari 2018 vii Syahrul
Drs. H. Raja Ariza, M.G. Januari 2018 21 September 2018 Penjabat.[17]
3 Syahrul Wali Kota.jpg H. Syahrul, S.Pd. 21 September 2018 28 April 2020 eight Wafat saat menjabat.[18] Rahma
Hj. Rahma, South.IP. 29 April 2020 21 September 2020 Pelaksana tugas.[19]
four 21 September 2020 Petahana Definitif. Endang Abdullah

Dewan Perwakilan

[sunting
|
sunting sumber]

Berikut ini adalah komposisi anggota DPRD Kota Tanjungpinang dalam dua periode terakhir.[20]
[21]

Partai Politik Jumlah Kursi dalam Periode
2014-2019 2019-2024
PKB 0 Kenaikan
two
Gerindra three
Steady

iii
PDI-P vii Penurunan
five
Golkar 4 Kenaikan
five
NasDem 0 Kenaikan
4
PKS iii
Steady

3
PPP ii
Steady

two
PAN 2
Steady

ii
Hanura 4 Penurunan
2
Demokrat 3 Penurunan
2
PKPI 2 Penurunan
0
Jumlah Anggota 30
Steady

30
Jumlah Partai 9 Kenaikan
10

Kecamatan

[sunting
|
sunting sumber]

Kota Tanjungpinang memiliki 4 kecamatan dan 18 kelurahan (dari total 70 kecamatan, 141 kelurahan dan 275 desa di seluruh Kepulauan Riau). Pada tahun 2017, jumlah penduduknya sebesar 207.933 jiwa dengan luas wilayahnya 144,56 km² dan sebaran penduduk 1.438 jiwa/km².[22]
[23]

Daftar kecamatan dan kelurahan di Kota Tanjungpinang, adalah sebagai berikut:

Kode
Kemendagri
Kecamatan Jumlah
Kelurahan
Daftar
Kelurahan
21.72.04 Bukit Bestari 5
  • Dompak
  • Sei Jang
  • Tanjung Ayun Sakti
  • Tanjungpinang Timur
  • Tanjung Unggat
21.72.01 Tanjungpinang Barat four
  • Bukit Cermin
  • Kampung Baru
  • Kemboja
  • Tanjungpinang Barat
21.72.03 Tanjungpinang Kota iv
  • Kampung Bugis
  • Penyengat
  • Senggarang
  • Tanjungpinang Kota
21.72.02 Tanjungpinang Timur 5
  • Air Raja
  • Batu IX
  • Kampung Bulang
  • Melayu Kota Piring
  • Pinang Kencana
TOTAL 18

Demografi

[sunting
|
sunting sumber]

Komposisi etnis Kota Tanjungpinang pada tahun 2010
Etnis Jumlah (%)
Melayu thirty,7
Jawa 27,9
Tionghoa 13,v
Minangkabau nine,5
Batak 6,6
Bugis 2,eight
Arab one,9
Lain-lain 7,1
Sumber: Sensus Penduduk Tahun 2010[24]

Suku Melayu merupakan penduduk asli dan kelompok suku bangsa terbesar di Tanjungpinang. Di samping itu terdapat pula Suku Bugis dan Tionghoa yang sudah ratusan tahun berbaur dengan Suku Melayu dan menjadi penduduk tetap semenjak zaman Kesultanan Johor-Riau dan
Residentie Riouw.[24]
Suku Bugis awalnya menetap di Kampung Bugis dan Suku Tionghoa banyak menempati Jalan Merdeka. Setelah masa kemerdekaan, sejak tahun 1980-an suku Minang mulai mendatangi Tanjungpinang. Di mana orang Minang sebagian besar menempati pemukiman di sekitar pasar[25]

Bahasa yang digunakan di Tanjungpinang adalah Bahasa Melayu klasik. Bahasa Melayu di kota ini hampir sama dengan bahasa Melayu yang digunakan di Singapura. Di samping itu, banyak pula yang menggunakan Bahasa Jawa, Minangkabau dan Batak.[26]
Masyarakat Tionghoa yang dari tahun ke tahun terus mengalami penurunan, sebagian masih menggunakan Bahasa Tiochiu dan Hokkien dalam berkomunikasi.

Transportasi

[sunting
|
sunting sumber]

Transportasi di Tanjungpinang sebagian besar masih mengandalkan transportasi laut. Di kota ini terdapat 24 pelabuhan domestik dan satu pelabuhan internasional yaitu Pelabuhan Sri Bintan Pura.[9]
Untuk terminal angkutan kota, hanya ada satu yaitu Terminal Sei Carang. Sedangkan untuk pengangkutan udara, kota ini dilayani oleh Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah yang memiliki kapasitas 1.000.000 penumpang / tahun. Pada tahun 2014, penumpang yang datang melalui bandara ini berjumlah 135.797 penumpang, sedangkan yang berangkat sebanyak 132.735 orang.[ix]

Kesehatan

[sunting
|
sunting sumber]

Rumah sakit

[sunting
|
sunting sumber]

No. Kode Nama Rumah Sakit Jenis Tipe Alamat
1. 2072012 RSUD Tanjung Pinang RSUD C Jl. Sudirman No.795, Tanjungpinang Barat, Kec. Tanjungpinang Barat, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29113
2. 2072002 RSUD Kepulauan Riau RSUD B Jl. WR. Supratman No.100, Air Raja, Kec. Tanjungpinang Timur, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29122
three. 2072023 RS Dr. Midiyanto Suratani RS B Jl. Ciptadi No.1, Tanjungpinang Kota, Kec. Tanjungpinang Kota, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau 29111

Ekonomi

[sunting
|
sunting sumber]

Pada tahun 2001, sektor perdagangan, hotel, dan restoran memberikan kontribusi yang cukup signifikan dalam membangun perekonomian Kota Tanjungpinang yaitu sebesar 35,54% kemudian diikuti oleh sektor industri pengolahan 15,37%, sektor bangunan 13,29%, sektor jasa-jasa 12,51%, dan sektor pengangkutan dan komunikasi 10,82%. Sedangkan sektor lainnya meliputi sektor listrik, gas, dan air bersih, keuangan, pertanian, dan sektor pertambangan dan penggalian sebesar 12,47%.[27]

Pariwisata

[sunting
|
sunting sumber]

Pulau Penyengat merupakan salah satu kawasan wisata di Kota Tanjungpinang. Pulau seluas 3,5 km² ini berada di sebelah barat Kota Tanjungpinang dan dapat ditempuh 15 menit dengan transportasi laut. Pada pulau ini terdapat banyak peninggalan lama dengan wujud bangunan yang telah dijadikan situs cagar budaya. Selain itu juga dijumpai kelenteng atau vihara di kawasan Kampung Bugis dan Senggarang yang sekaligus menjadi kawasan wisata religi. Wisata lainnya juga dapat ditemukan di Pantai Impian, Tugu Pensil, Tepi Laut, Mall Ramayana Tanjungpinang, Bestari Mall, Bintan Indah Mall, Tanjungpinang City Heart dan sebagainya.

Pariwisata di Kota Tanjungpinang ditunjang oleh adanya 8 hotel berbintang, 32 hotel melati,[9]
34 rumah makan dan pusat-pusat belanja yang terdiri dari thirteen supermarket serta pertokoan yang tersebar di wilayah kota. Pada tahun 2014, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebagian besar berasal dari Singapura (71,39%) dan diikuti oleh Malaysia (thirteen,71%). Wisatawan dari luar Asean terutama berasal dari Tiongkok (iii,31%), India (2,21%) dan Inggris (1,08%).[ix]
Kota ini juga menawarkan sajian kuliner aneka hidangan laut dan masakan Tionghoa.[28]

Galeri

[sunting
|
sunting sumber]

Referensi

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^


    “Visualisasi Data Kependudukan – Kementerian Dalam Negeri 2021”
    (visual).
    www.dukcapil.kemendagri.go.id
    . Diakses tanggal
    21 Agustus
    2021
    .




  2. ^


    a




    b




    c




    “Kota Tanjungpinang Dalam Angka 2019”.
    www.tanjungpinangkota.bps.go.id
    . Diakses tanggal
    4 Februari
    2020
    .





  3. ^


    “Metode Baru Indeks Pembangunan Manusia 2020-2021”
    (pdf).
    www.bps.go.id
    . Diakses tanggal
    6 Maret
    2022
    .





  4. ^


    “Rincian Alokasi Dana Alokasi Umum Provinsi/Kabupaten Kota Dalam APBN T.A 2020”
    (pdf).
    www.djpk.kemenkeu.become.id. (2020). Diakses tanggal
    22 Agustus
    2021
    .





  5. ^


    “Kota Tanjung Pinang Dalam Angka 2018”. Diakses tanggal
    21 Januari
    2019
    .





  6. ^


    “Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Indonesia”. Climate-Information.org. Diakses tanggal
    six Februari
    2022
    .





  7. ^


    “Buku PMK 2022 – Curah Hujan Kota Tanjung Pinang Not-ZOM 24 periode 1991-2020”
    (PDF). BMKG. hlm. 78. Diakses tanggal
    6 Juni
    2022
    .





  8. ^


    “Tanjungpinang, Republic of indonesia”. Weatherbase. Diakses tanggal
    6 Februari
    2022
    .




  9. ^


    a




    b




    c




    d




    e



    Kota Tanjungpinang Dalam Angka 2015, Badan Pusat Statistik, 2015

  10. ^


    “Dulu Terpisah Kini Jadi Pusat Pemerintahan”. Diarsipkan dari versi asli tanggal 2015-09-24. Diakses tanggal
    2016-07-01
    .





  11. ^


    “Profil Kepala Daerah Kota anjungpinang”.
    Pemerintah Kota Tanjungpinang. JDIH Kota Tanjungpinang. Diakses tanggal
    3 Januari
    2018
    .





    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  12. ^

    https://tanjungpinangkota.sikn.go.id/index.php/foto-walikota-administratif-tanjungpinang-asmuni-hasymi-southward-h
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  13. ^

    https://tanjungpinangkota.sikn.go.id/alphabetize.php/foto-walikota-administratif-tanjungpinang-drs-h-muhammad-sani
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  14. ^

    https://tanjungpinangkota.sikn.go.id/index.php/foto-walikota-administratif-tanjungpinang-drs-andi-rivai-siregar
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  15. ^

    https://tanjungpinangkota.sikn.get.id/index.php/walikota-administratif-tanjungpinang-dra-hj-suryatati-a-manan
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  16. ^


    “Profil Suryatati A Manan”.
    Suara Merdeka. Suara Merdeka. Diakses tanggal
    3 Januari
    2018
    .





  17. ^


    “Raja Ariza Sah jadi Penjabat Walikota Tanjungpinang | KepriDays.co.id”.
    kepridays.co.id
    . Diakses tanggal
    2022-04-16
    .





  18. ^

    https://world wide web.cnnindonesia.com/nasional/20200428174014-20-498176/wali-kota-tanjungpinang-syahrul-meninggal-usai-positif-corona
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  19. ^

    https://amp.kompas.com/regional/read/2020/04/29/19355031/wali-kota-tanjungpinang-meninggal-wakil-wali-kota-hj-rahma-jabat-plt
    [
    pranala nonaktif permanen
    ]



  20. ^

    Perolehan Kursi DPRD Kota Tanjungpinang 2014-2019

  21. ^

    Perolehan Kursi DPRD Tanjungpinang 2019-2024

  22. ^


    “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. Diarsipkan dari versi asli tanggal 29 Desember 2018. Diakses tanggal
    3 Oktober
    2019
    .





  23. ^


    “Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 72 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Permendagri nomor 137 Tahun 2017 tentang Kode dan Data Wilayah Administrasi Pemerintahan”. Kementerian Dalam Negeri Republik Republic of indonesia. Diarsipkan dari versi asli
    (PDF)
    tanggal 25 Oktober 2019. Diakses tanggal
    fifteen Januari
    2020
    .




  24. ^


    a




    b



    Nicholas J. Long; Existence Malay in Indonesia: Histories, Hopes and Citizenship in the Riau Archipelago, 2013

  25. ^

    Novendra, Nov., Peranan Orang Minang Dalam Perekonomian Kota Administratif Tanjung Pinang, Depdikbud, 1999

  26. ^

    U.U. Hamidy, Bahasa Melayu Riau: Sumbangan Bahasa Melayu Riau kepada Bahasa dan Bangsa Indonesia, Pustaka A.S., 1981

  27. ^

    ciptakarya.pu.go.id Profil Kota Tanjungpinang (diakses pada 4 Februari 2012)

  28. ^

    http://www.bappedatanjungpinang.info Diarsipkan 2017-03-22 di Wayback Machine. Sekilas Kota Tanjungpinang Diarsipkan 2011-04-03 di Wayback Car. (diakses pada 4 Februari 2012)

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • (Indonesia)
    Situs web resmi Kota Tanjungpinang



Pembangunan Rumah Sakit Daerah Gorontalo

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Tanjungpinang

Read:  Ayat Tentang Membangun Rumah Tangga Kristen

Check Also

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bangunan Tahun 2020 File Sofcopy Dalam …