Kata Kata Cinta Imam Syafi I

N domestik agama Islam, cak semau bilang rohaniwan yang populer, salah satunya ialah Rohaniwan Syafi’i. Imam Syafi’i adalah salah sendiri imam besar pendiri mazhab fiqih nan halal disebut mahzab Syafi’i dengan pengikut yang tersebar di Asia Tenggara, sebagian Afrika, dan Eropa.


Nama aslinya yakni Muhammad bin Idris. Plong roh 15 perian, keilmuan Imam Syafi’i telah dinilai setara dengan mufti. Selain menguasai guna-guna fiqih dan hadis, Imam Syafi’i pun terkenal sebagai kritikus sastra dan penyair unggul. Kumpulan syairnya dijadikan pusat oleh Syekh Yusuf Muhammad al Biqa’i berjudul Diwan al Syafi’i.


Dengan kecerdikan dan kebijaksanaannya, introduksi-kata Rohaniwan Syafi’i pun dapat menjadi pedoman dan renungan dalam menjalani nyawa. Berikut 99 pembukaan-prolog bijak Imam Syafi’i, dihimpun
brilio.jaring
dari berbagai sendang pada Sabtu (4/9).

Kata-kata bijak Pendeta Syafi’i adapun menuntut ilmu.

Kata Kata Cinta Imam Syafi I



foto: Instagram/@safe.learningcenter


1. “Jika kamu enggak tahan terhadap penatnya belajar, maka kamu akan menyanggupi bahayanya kebodohan.”

2. “Mantra itu sama dengan air. Jikalau ia lain bergerak, maka anda akan menjadi gelisah dahulu membusuk.”

3. “Aku mampu berhujah dengan 10 orang berilmu, tapi aku akan kalah pada satu manusia yang jahil (bodoh) karena sira bukan tahu akan lingkaran ilmu.”

4. “Andaikan aku ditakdirkan mampu menyuapkan ilmu kepadamu, karuan kusuapi engkau dengan ilmu.”

5. “Besarnya rasa kabur itu sesuai dengan kapasitas ilmunya.”

6. “Betapa aku senang, jika semua ilmu yang aku ketahui dimengerti oleh semua orang. Maka dengannya aku mendapat pahala, meskipun mereka tidak memujiku.”

7. “Ilmu itu bukan yang dihafal, tetapi yang memberi manfaat.”

8. “Insan yang berisi dan beradab, tidak akan diam di kampung halaman. Tinggalkan negerimu, merantaulah ke kewedanan orang.”

9. “Orang yang mengkaji ilmu faraid dan hingga pada puncaknya, maka akan tampil sebagai sosok orang nan ahli berhitung. Mengenai ilmu perkataan nabi, itu akan tampak nilai keberkahan dan kebaikannya bilamana tutup sukma. Adapun hobatan fiqih, itu merupakan ilmu nan berlaku untuk semua gudi baik taruna maupun yang tua bangka, karena fiqih ialah pangkal berpunca segala apa ilmu.”

10. “Anak adam nan juru akan menyoal akan halnya apa nan engkau ketahui dan tidak ia ketahui. Dengan meminang apa nan sira ketahui, maka sira akan semakin mantap, dan dengan menanyakan segala yang belum sira ketahui, maka ia akan menjadi tahu. Sementara insan bebal itu meluapkan kemarahannya karena sulitnya ia belajar, dan anda lain menyukai pelajaran.”

11. “Siapa yang memaui kehidupan dunia, maka harus disertai dengan mantra. Dan siapa yang memaui kehidupan akhirat, pun harus dengan ilmu.”

12. “Sudahlah ilmu menjadi sebuah keutamaan momen orang yang tak memiliki mengaku-ngaku memilikinya dan merasa senang seandainya dipanggil dengan gelar ilmuwan.”

13. “Cukuplah kebodohan menjadi aib saat orang nan bodoh merasa terbebas darinya dan marah takdirnya digelari dengannya.”

14. “Andaikan aku ditakdirkan mampu menyuapkan guna-guna kepadamu, pasti kusuapi beliau dengan hobatan.”

15. “Mantra tak akan dapat diraih kecuali dengan toleransi.”

16. “Ilmu itu adalah sesuatu nan bernilai positif, bukan yang menempel di superior.”

17. “Maksud berusul sebuah hobatan itu merupakan cak bagi mengamalkannya, maka ilmu yang hakiki yaitu ilmu nan terefleksikan dalam kehidupannya, enggak hobatan yang semata-mata bertengger di kepala.”

Kata-kata bijak Rohaniwan Syafi’i tentang kehidupan.

kata bijak Imam Syafi'i © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@gishaass_25

18. “Jika terdapat banyak kebutuhan nan harus dipenuhi, maka mulailah berpokok yang terpenting dan mendesak.”

19. “Barangsiapa melawankan kambing kibas buat kepentinganmu, maka engkau akan menyabung biri-biri dirimu. Dan barangsiapa menyampaikan fitnah kepadamu, maka ia akan memfitnahmu.”

20. “Jika ada sendiri yang kepingin menjual dunia ini kepadaku dengan nilai harga sepenggal roti, niscaya aku tidak akan membelinya.”

21. “Kaji dan dalamilah sebelum sira menduduki jabatan, karena kalau engkau mutakadim mendudukinya, maka tidak ada kesempatan bagimu untuk mengkaji dan mendalaminya.”

Read:  Cara Menghapus Network Connection Windows 10

22. “Orang nan paling janjang kedudukannya merupakan mereka yang enggak menyibuk singgasana dirinya, dan manusia yang paling banyak memiliki maslahat yakni mereka yang tidak melihat kemustajaban dirinya.”

23. “Pekerjaan terberat itu cak semau tiga: Sikap dermawan di saat hal sempit; menjauhi dosa di rekata koteng; bersabda benar di hadapan anak adam nan ditakuti.”

24. “Pilar kepemimpinan itu ada lima: Perkataan yang bermartabat; menyimpan rahasia; menunaikan janji janji; senantiasa memberi ujar-ujar; menunaikan amanah.”

25. “Tiada kesusahan yang kekal, tiada kepelesiran yang abadi, tiada kefakiran yang lama, tiada kemakmuran yang awet.”

26. “Seperti mana Tuhanmu telah mencukupkan rezekimu di musim kemarin, maka jangan khawatirkan rezekimu untuk kelak perian.”

27. “Marcapada Halikuljabbar amatlah luas, namun suatu ketika apabila takdir sudah datang angkasa pun serasa sempit.”

28. “Apabila sikap hatimu cinta rela dengan segala apa yang ada, maka tak ada perbedaan bagimu antara dirimu sendiri dan para miliuner.”

29. “Banyak manusia yang telah meninggal, tapi nama baik mereka tetap kekal. Dan banyak orang yang masih arwah, tapi seakan mereka hamba allah sunyi nan tidak berguna.”

30. “Sebesar-ki akbar aib (ki aib) adalah kamu mengira keburukan sosok tak sedangkan keburukan itu terdapat dalam diri kamu sendiri.”

Pengenalan-kata bijak Imam Syafi’i bagi renungan.

kata bijak Imam Syafi'i © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@dewinta.du

31. Jika pertemanan seseorang tidak memberimu manfaat maka jangan mengambil untung dengan memusuhinya.

32. “Setiap permusuhan dapat diharapkan kembali membaik, kecuali keirian individu yang melakukannya karena dengki.”

33. “Berapa banyak khalayak yang telah berbuat dedikasi kepadamu nan membuatmu terbelenggu dengannya, dan berapa banyak insan yang memperlakukanmu dengan kasar dan ia memberi kebebasan kepadamu.”

34. “Biarlah mereka bergaya goblok dan mengejek, dan tetaplah kita beraksi santun. Alwah akan semakin wangi saat disulut jago merah.”

35. “Jadikanlah diam sebagai sarana atas pembicaraanmu, dan tentukan sikap dengan nanang.”

36. “Menghindarkan alat pendengar dari mendengar hal-hal yang tidak baik adalah suatu keharusan, sebagaimana seseorang mensucikan tutur katanya dari kata majemuk buruk.”

37.”Perbanyaklah uri semampu nan kaubisa. Mereka akan menjadi perut-lambung dan punggung-jejak kaki saat kau meminta pertolongan. Seribu kawan tidaklah banyak. Seorang musuh barulah banyak.”

38. “Silakan hina diriku sepuas kalian, aku akan tetap diam sekadar. Bukannya aku tidak punya jawaban, tapi singa selalu enggak akan menimbangi gonggongan anjing.”

39. “Terlalu keras dan menyelimuti diri terhadap khalayak tidak akan mendatangkan musuh, dan terlalu mangap sekali lagi akan mendatangkan kawan nan tidak baik. Maka posisikan dirimu di antara keduanya.”

Kata-prolog bijak islami dari Imam Syafi’i.

kata bijak Imam Syafi'i © 2021 brilio.net

foto: Instagram/@aurorabook.id

40. “Kurendahkan nafsuku kepada mereka cak agar mereka memuliakannya. Takkan terhormat nafsu yang tak kaurendahkan.”

41. “Orang yang hasad itu akan merasakan penyesalan yang begitu tinggi, kedudukanya pun akan gaib.”

42. “Doa di saat tahajud adalah misal anak kurat yang melesat tepat mengenai bulan-bulanan.”

43. “Dosa-dosaku kelihatan plus besar buatku, tapi pasca- kubandingkan dengan keampunan-Mu, ternyata keampunan-Mu jauh bertambah raksasa.”

44. “Engkau takkan mampu menghibur semua insan. Karena itu, cukup bagimu mengedit hubunganmu dengan Allah, dan jangan bersisa peduli dengan penilaian manusia.”

45. “Jadikan darul baka di hatimu, dunia di tanganmu, dan kematian di pelupuk matamu.”

46. “Jangan mencintai cucu adam nan lain memanjakan Almalik. Kalau ia jantan meninggalkan Halikuljabbar, apalagi meninggalkan kamu.”



47. “Jika semua cucu adam menjauh saat sira mendapat kesulitan, maka ketahuilah bahwa Almalik SWT ingin membuatmu awet dan Sira akan menjadi penolongmu.”

48. “Guna itu ada di panca perkara: Khazanah lever; bersabar atas kejelekan orang lain; mengais rezeki yang halal; takwa; dan yakin akan janji Yang mahakuasa SWT.”

Read:  Cara Membuat Wifi Sistem Voucher

49. “Perbanyakkan menyebut Allah ketimbang menyapa makhluk. Perbanyakkan menyapa akhirat daripada menyebut marcapada.”

50. “Sesegak-baik harta suplai yaitu takwa, dan sejelek-jeleknya adalah sikap kedengkian.”

51. “Mungkin yang menginginkan husnul khotimah di penghujung umurnya, hendaknya anda mencurigai baik kepada turunan.”

52. “Bila cinta-Mu sudah lalu aktual padaku, aku bukan peduli petaka apa sekali lagi yang menimpaku.”

53. “Jika semua basyar menjarang ketika kamu mendapat kesulitan, maka ketahuilah bahwa Allah SWT ingin membuatmu kuat dan Kamu akan menjadi penolongmu.”

54. “Ketahuilah sesungguhnya hidupmu di mayapada akan sirna, dindingnya juga hilang dan hancur, maka perbanyaklah jasa baik dan jangan terlalu banyak arsenikum-angan.”

55. “Kemurahan hati dan kemuliaan adalah dua situasi yang dapat menutupi aib.”

Introduksi-pembukaan bijak dari Imam Syafi’i, menyejukkan hati.

kata bijak Imam Syafi'i © 2021 brilio.net

foto: freepik.com

56. “Jangan sesekali kamu tinggal di suatu negara maupun kancah yang nan disana tidak ada manusia yang ahli dibidang fiqih laksana tempat sira untuk meminang masalah agama, dan juga bukan ada sinse yang dapat menjelaskan kondisi kesehatanmu.”

57. “Kurangilah kesenanganmu puas dunia, hendaknya memendek kedukaanmu di akhirat.”

58. “Bumi adalah tempat yang licin nan menggelincirkan, rumah yang hina, gedung-bangunannya akan anjlok, penghuninya akan beralih ke kuburan, parak dengannya adalah sesuatu keniscayaan, kekayaan di bumi sewaktu-waktu bisa berubah menjadi kemiskinan, bermegah-megahan adalah suatu kerugian, maka memohonlah perlindungan Allah, cukuplah dengan hati yang lapang segala kasih-Nya.”

59. “Fiil umum anak adam yakni pelit, tercatat keadaan yang menjadi kebiasaannya adalah apabila terserah orang yang mendekatinya, maka anda akan menjauhinya, dan apabila ada makhluk nan merenggang darinya, beliau sekali lagi akan menumpu individu itu.”

60. “Apakah ia tak melihat bahwa seekor singa itu ditakuti lantaran beliau penyengap? Sedangkan seekor anjing dibuat permainan karena sira suka menggonggong.”

61. “Maka, berpikirlah sebelum menentukan suatu ketetapan, atur strategi sebelum membidas, dan musyawarahkan terlebih lampau sebelum melangkah beradab ke depan.”

62. “Jangan terjerumus dengan kehidupanmu di dunia sehingga meninggalkan kehidupan darul baka.”

63. “Aku berteman dengan seorang sufi sepanjang sepuluh hari, aku tidak mendapatkan maslahat bermula mereka kecuali dua hal: Waktu ialah lamang, dan nan kedua: Proteksi diri atas sesuatu yang tiada guna.”

64. “Laksana saja engkau tahu bagaimana Almalik menangani urusan-urusanmu, hatimu pasti akan lumer karena begitu menyayangi-Nya.”

65. “Tanda sahabat sejati: Beliau menjadi sahabat terbit makhluk yang bersahabat dengan sahabatnya.”

66. “Marahnya orang yang mulia bisa terlihat berpangkal sikapnya, dan marahnya orang yang bodoh terlihat dari congor lisannya.”

67. “Setiap sosok karuan ada yang memanjakan dan cak semau nan membenci, karena engkau bukan dapat menghindar berbunga hal tersebut… maka bergabunglah bersama turunan-orang yang taat kepada Allah.”

68. “Orang paling tertipu adalah: Yang merendah di hadapan individu nan tidak menghargainya, yang mencintai orang yang enggak berjasa baginya, yang berbangga dengan sanjungan orang nan tidak mengenalnya.”

69. “Bila kau bingung pada dua makna dan tak tahu mana yang salah dan mana yang benar. Maka hindari hawa nafsu. Sebab, nafsu menuntun jiwa kepada sesuatu nan tercacat.”

70. “Bekal paling mudarat bikin di bawa ke akhirat merupakan permusuhan.”

71. “Raja rimba seandainya tidak keluar dari sarangnya, beliau bukan akan mendapatkan makanan. Seperti mana dengan anak seri, jika tidak merayap dari busurnya, momongan cahaya tersebut tidak akan tentang sasaran.”

72. “Yang paling nampak pada diri manusia adalah kelemahanya, maka barang bisa jadi melihat kelemahan dirinya seorang, beliau akan menggapai keadilan terhadap perintah Allah.”

73. “Jika mutakadim ada akar yang tertanam internal kalbu, maka alat perasa akan berperan sebagai pemberi kabar cabangnya.”

74. “Apabila kalian n kepunyaan teman yang membantumu dalam ketaatan, maka genggam hampir tangannya. Karena mendapatkan koteng sahabat itu sukar sedangkan bubar darinya itu mudah.”

Read:  Cara Mengetahui Hp Sudah Di Root

75. “Kekenyangan dapat memberatkan jasad, mengeraskan hati, mengusir kecerdasan, menjemput tidur dan melemahkan sukma ibadah.”

76. “Jagalah lidahmu wahai bani adam, jangan sampai ia mematukmu karena ia adalah ular air.”

77. “Tiada kesusahan yang kekal, tiada kegembiraan nan abadi, tiada kefakiran yang lama, tiada kemakmuran yang kuat.”

78. “Aku enggak persaudaraan berpolemik dengan seseorang dengan tujuan hendaknya dirinya mendengar apa yang salah, atau kerjakan mempermalukan dirinya dan menang berdebat atas dirinya. Saban-saban diriku menghadapi lawan internal debat, aku hanya berdoa lubuk hati—Ya Tuhan, tolonglah ia agar kebenaran dapat mengalir dari hati dan lidahnya, dan semoga legalitas ada di pihakku, semoga dirinya mungkin dapat mengikutiku, tetapi apabila kebenaran ada di sisinya, maka aku mungkin akan mengikutinya.”

79. “Dirimu menganggap bahwa engkau tidak lebih berpangkal sebuah badan, sepatutnya ada di dalam dirimu suka-suka sesuatu yang bertambah besar berpunca Seberinda.”

80. “Takabur (bermegah) adalah tata susila tercela.”

81. “Kilap hati diperoleh dengan meninggalkan maksiat dan meninggalkan sesuatu nan tidak bermanfaat.”

82. “Kenyang itu akan membuat badan jadi berat, mengeraskan lever, menyabarkan intelek, mengajak tidur dan melemahkan ibadah.”

83. “Kesabaran merupakan akhlak mulia, yang dengannya setiap orang bisa menghalau barang apa rintangan.”

84. “Satu keadaan yang dapat menyia-nyiakan orang yang ampuh dan yang dapat ki menenangkan amarah posisinya sebagai seorang ‘alim adalah ketika sira tidak n kepunyaan kawan.”

85. “Keridaan semua manusia adalah satu hal yang bukan-bukan cak bagi dicapai, dan tidak ada jalan lakukan tertunjang berpokok lidah mereka, maka lakukanlah apa yang penting untuk dirimu dan berpegangteguhlah dengan-Nya.”

86. “Jika kau tidak bisa tepat melakukan baik kepada bani adam yang bertakwa maka berbuat baiklah kepada cucu adam yang takut dosa.”

87. “Sudahlah Beliau bagiku. Dan sudahlah Engkau bagi hatiku. Jika aku n kepunyaan keagungan, sesungguhnya itu terbit dari keagungan-Mu.”

88. “Orang bodoh yang berakal nilainya setara dengan orang cerdas yang pelupa.”

89. “Barangsiapa mengaku dapat menggabungkan dua cinta privat hatinya, yakni cinta dunia sekaligus demap Almalik, maka ia telah berdusta.”

90. “Betapa aku suka, jikalau semua ilmu yang aku ketahui dimengerti oleh semua turunan. Maka dengannya aku mendapat pahala, meskipun mereka tidak memujiku.”

91. “Siapa yang menjatah nasihat saudaranya di tempat yang tenang, maka ia telah mengerjakan perbaikan pada dirinya, dan mungkin nan memberi nasehat saudaranya di tempat kelompok, sepantasnya ia membuka aib dan mengkhianatinya.”

92. “Penggalan dari bencana itu saat engkau menganakemaskan, provisional orang yang kau cintai bukan mencintaimu.”

93. “Mintalah bantuan kepada sengap jikalau ingin bicara, mintalah bantuan kepada nalar kalau cak hendak mengambil keputusan.”

94. “Adalah penderitaan saat kau mencintai seseorang dan manusia yang kau cintai itu ternyata mencintai orang lain. Atau, saat kau ingin berbuat baik kepada seseorang, doang anda malar-malar ingin mencelakaimu.”

95. “Banyak anak adam yang mengatakan: Mencintai wanita itu sangat menyengsarakan. Tapi, sepantasnya yang sangat menyiksa itu merupakan: Mencintai orang nan tidak mencintaimu.”

96. “Hatiku merasa plong mengetahui bahwa segala nan telah ditakdirkan untukku enggak akan pernah luput dariku, dan segala apa yang telah luput dariku berguna memang lain ikatan ditakdirkan untukku.”

97. “Kurang hati beranak cinta. Kanaah melahirkan kenyamanan.”

98. “Akan dianugerahi rasa gemar kepada tiga hal: Bergaul baik hati dengan sesama, enggak melakukan sesuatu secara terpaksa, dan mengajuk jalan tasawuf.”

99. “Dagangan siapa yang ingin menjadi koteng pembesar, niscaya kedudukan yang didambakanya itu akan meninggalkanya, dan jika ia telah menduduki jabatan, maka ia akan ditinggalkan banyak mantra.”

(brl/pep)

(brl/pep)

Kata Kata Cinta Imam Syafi I

Source: https://www.brilio.net/wow/40-kata-kata-bijak-ulama-imam-syafii-penuh-makna-200401i.html

Check Also

Cara Membuka File Pdf Di Laptop

Cara Membuka File Pdf Di Laptop

Cara Membuka File Pdf Di Laptop PDF atau singkatan bermula Protable Document Ukuran, ini merupakan …