Fungsi Kapasitor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?

Sarah Lea
Rahasia
Fungsi Kapasitor Pada Kipas Angin – Kipas angin yakni salah satu rangkaian elektronik yang banyak digunakan, alasannya memang berharga yang cukup penting dan didalamnya terdapat beberapa elemen tergolong kapasitor. Bagi Anda yang sering membongkar kipas angin niscaya pernah menyaksikan elemen tersebut. Lalu apa fungsinya?
Kapasitor dipasang bukan tanpa tujuan, selain kipas angin masih banyak lagi barang elektronik yang menggunakan elemen ini, alasannya yang mesti Anda ketahui, kapasitor cukup mempunyai tugas penting dan kokoh kepada rangkaian yang dipasangnya.

Pada lazimnya kapasitor yakni salah satu elemen elektronik yang mempunyai beberapa fungsi, salah satunya bisa menyimpan muatan arus listrik. Mungkin beberapa orang telah mengenali nama lain dari elemen ini, alasannya sering disebut juga kondensator dan biasanya didapatkan pada rangkaian elektronik tergolong kipas angin dan amplifier.

Fungsi Kapasitor Pada Kipas Angin

 Kipas angin yakni salah satu rangkaian elektronik yang banyak dipakai Fungsi Kapasitor Pada Kipas Angin, Apakah Penting?
Lihat juga: Fungsi Transformator dan Jenisnya

Dipasang pada kipas angin bukan tanpa alasan, niscaya memiliki faedah tersendiri dan pertanyaannya yakni selaku apa fungsinya? apakah kipas angin tanpa kapasitor akan tetap berlangsung dengan normal? Anda sanggup mengenali info lebih terang dengan membaca pembahasan berikut ini:

Kapasitor Sebagai Start 

Pertama, kapasitor pada kipas angin ternyata berfungsi selaku start, atau dalam artian berfungsi untuk mengawali kipas agar berputar dikala dinyalakan. Apakah Anda pernah mengajukan pertanyaan kenapa kipas angin di saat dihubungkan ke listrik otomatis pribadi berputar? itu alasannya dipasang elemen kapasitor yang berfungsi selaku start.

Rahasia

Kipas angin rusak tidak dapat berputar juga kemungkinan kerusakan tersebut ada pada kapasitor yang rusak dan pastinya mesti diganti. Tanda kerusakan elemen ini yakni di saat dinyalakan kipas tidak akan berputar kecuali mesti diputar secara manual, ini tergolong tanda kerusakan pada kapasitor.

Berapa Ukuran Kapasitor Kipas Angin?

Pada lazimnya kapasitor mempunyai ukuran yang berbeda-beda, ada yang berskala 1.5uF / 250Volt, 2.5 uF, dan 3.3 uF. Walaupun mempunyai ukuran yang beragam tetapi tidak ada permasalahan apabila Anda ingin mengubah ukuran yang kecil ke yang lebih besar.

Perlu dicatat, apabila ukuran yang besar diganti dengan yang lebih kecil, umpamanya 2.5uF diganti dengan ukuran 1.5uF biasanya tingkat kecepatan putaran kipas akan lebih kecil. Sebaliknya, apabila kapasitor berskala kecil diganti dengan ukuran yang lebih besar maka tingkat putaran kipas akan bertambah tetapi mempunyai pengaruh buruk pada gulungannya, yakni menjadi lebih singkat rusak dan terbakar.

Lihat juga: Cara Memperbaiki Kipas Angin

Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin 

Untuk mengenali rusak atau tidaknya elemen ini, Anda sanggup menjajal mengukurnya dengan multitester. Berikut ini cara mengukur kapasitor kipas angin yang benar dan mudah:

Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin dengan Multitester Analog

  • Pertama siapkan multitester analog yang masih berfungsi dengan baik.
  • Atur skala multitester pada posisi X1K
  • Hubungkan probe merah dan hitam ke dua kabel kapasitor (kemana saja)
  • Jika jarum bergerak ke sebelah kanan atau ke angka 55 Ohm dan balik lagi ke angka 0 memiliki arti kapasitor masih normal
  • Tetapi apabila jarum tidak bergerak sama sekali atau bergerak tanpa batas memiliki arti kapasitor rusak dan mesti diganti.

Cara Mengukur Kapasitor Kipas Angin dengan Multitester Digital

  • Pertama siapkan multitester digital yang masih berfungsi dengan baik.
  • Atur skala pada poisis 200k.
  • Hubungkan probe merah dan hitam pada setiap kabel (sembarang)
  • Salah satu probe jangan menjamah kulit.
  • Jika display menandakan angka 1.300 lebih kemudian kembali ke angka 1 memiliki arti kapasitor dalam kondisi normal.
  • Tetapi apabila display tidak menandakan angka memiliki arti kemungkinan kapasitor telah rusak.

Kipas Angin Tanpa Kapasitor, Bisakah?

Banyak yang mengajukan pertanyaan tentang hal ini. Sebenarnya, ada beberapa kipas angin yang dapat berputar meskipun tanpa kapasitor, tepatnya yakni kipas angin DC yang sering dipakai selaku pendingin pada DVD, CPU, laptop dan barang elektronik lainnya.
Kipas angin tersebut cuma bisa berputar dengan arus DC saja dan memang dibentuk tanpa kapasitor. Sedangkan semua kipas angin dengan arus AC tidak akan berlangsung tanpa kapasitor.
Demikian postingan tentang fungsi kapasitor pada kipas angin. Sekarang Anda telah mengenali bahwa kapasitor yakni salah satu elemen paling penting pada kipas angin. Semoga bermanfaat.
Rahasia
Next Post

Pengertian Ac Split Dan Keistimewaan Ac Split

Ketika cuaca sedang panas biasanya setiap orang mempunyai cara yang berlainan biar suhu tetap terjaga, menyerupai menyalakan kipas angin atau air conditioner (AC). Tetapi cara paling ampuh untuk mempertahankan suhu ruangan biar tetap sejuk yaitu menggunakan AC. Pada postingan kali ini, kami akan membahas ihwal pemahaman AC Split dan keunggulan […]
Pengertian Ac Split Dan Keistimewaan Ac Split
/* */