Datasheet Transistor Tip41c Dan Persamaannya

Sarah Lea
Rahasia

TIP41C yakni salah satu tipe Transistor yang kadang-kadang didapatkan pada rangkaian elektronika, seumpama rangkaian amplifikasi dan switching. Banyak orang yang mencari Datasheet Transistor TIP41C dan persamaannya, lazimnya Datasheet diinginkan apabila ingin mengenali spesifikasi dan detail dari Transistor tersebut.

Transistor TIP41C yakni Transistor NPN yang dibungkus dengan TO-220 yang sanggup mendorong banyak beban pada di saat yang serupa (jumlah beban lazimnya tidak lebih dari 6mA). Agar TIP41C tidak mudah rusak diusulkan untuk tidak mendorong beban lebih dari 6mA dan 100V, jangan lupa untuk menyimpan Transistor ini pada wilayah atau ruangan dengan suhu diatas -65 derajat Celcius.

Tetapi, jenis Transistor NPN ini memang belum banyak dikenal, sehingga tak sedikit orang yang mencari Datasheet Transistor TIP41C dengan tujuan untuk mengenali detail isu perihal Transistor ini. Berikut Datasheet dan persamaan Transistor TIP41C yang sanggup Anda coba:

Datasheet Transistor TIP41C

C yakni salah satu tipe Transistor yang kadang-kadang didapatkan pada rangkaian elektro Datasheet Transistor TIP41C dan Persamaannya

Lihat juga: Persamaan Transistor 2N5401

Jika Anda sedang mencari Datasheet untuk Transistor TIP41C, Anda sanggup pribadi mendownloadnya lewat tautan berikut: Download Datasheet Transistor TIP41C PDF.

Persamaan Transistor TIP41C

Selain itu, ada beberapa persamaan untuk Transistor NPN ini yang sanggup Anda jadikan pengganti apabila sukar menerima Transistor yang aslinya:

Rahasia
  • BD711
  • BC911
  • 2SD1895
  • MJE5180
  • MJE5181

Anda juga sanggup menjajal persamaan lainnya, yakni TIP41 (maksimal 40V) atau TIP41A (maksimal 60V).

Lihat juga: Datasheet Arduino Uno Lengkap dengan Fungsinya

Fungsi Transistor TIP41C

TIP41C yakni Transistor daya rendah yang sanggup digunakan untuk amplifikasi yang sanggup mendorong beban optimal sampai 6mA, ini yakni Transistor yang kadang-kadang digunakan selaku pengganti dari TIP31, TIP31C yang memiliki spesifikasi lebih rendah.

Selain itu, tegangan maksimum kolektor-emitor dan kolektor-base dari Transistor ini yakni 100V. Sementara optimal disipasi pengumpul dari TIP41C yakni 65W itu bermakna cocok digunakan untuk banyak sekali jenis rangkaian amplifikasi audio.

Perlu Anda ketahui, Transistor ini juga sanggup digunakan selaku amplifikasi sinyal, penguat daya sederhana dan penguat daya audio tinggi. Untuk mengenali lebih dalam dari spesifikasi Transistor ini, Anda sanggup Download Datasheet diatas.

Lihat juga: Pengganti Transistor C945 Terlengkap

Karakteristik Transistor TIP41C

C yakni salah satu tipe Transistor yang kadang-kadang didapatkan pada rangkaian elektro Datasheet Transistor TIP41C dan Persamaannya

  • Kemasan Transistor 2N5401: TO-220
  • Tipe Transistor: NPN
  • Arus pengumpul optimal (IC): 6A atau 600mA
  • Tegangan maksimum kolektor-emitor (VCE): 100V
  • Tegangan optimal kolektor-basis (VCB): 100V
  • Tegangan optimal emitor-basis (VEBO): 5V
  • Daya maksmal disipasi pengumpul (PC): 65Watt
  • Frekuensi Transisi optimal (fT): 3 MHz
  • Maksimal dan minimal penguat arus DC (hFE): 15-75
  • Suhu operasi maksimal: -65 sampai +150 derajat Celcius

Lihat juga: Persamaan Transistor BC547 dan Fungsinya

Nah, demikian postingan singkat yang sanggup kami bagikan perihal Datasheet Transistor TIP41C dan persamaannya yang sanggup Anda Download secara gratis. Pengganti TIP41C diatas mungkin sedikit berlainan dari aslinya, atau bahkan ada yang lebih bagus. Terimakasih telah berkunjung, agar bermanfaat.

Rahasia
Next Post

Persamaan Transistor 2N5401 Lengkap Dengan Fungsinya

2N5401 yakni salah satu tipe Transistor yang kerap kali didapatkan pada beberapa rangkaian elektronik, menyerupai untuk menggerakan atau menertibkan relay besar. Banyak orang yang mencari persamaan Transistor 2N5401 alasannya yakni kerap kali Transistor ini susah didapatkan dipasaran sehingga Anda mesti menerima penggantinya. Transistor 2N5401 yakni Transistor PNP yang dibungkus dengan […]
Persamaan Transistor 2N5401 Lengkap Dengan Fungsinya
/* */