Cara Menggunakan Multitester Digital Dan Analog

Sarah Lea
Rahasia
Untuk cara memakai multitester digital dan analog apalagi dulu Anda mesti mengetahui fungsi dan pemahaman dari salah satu alat elektronik tersebut, kebanyakan multitester sanggup diartikan selaku alat untuk mengukur dan tegangan arus listrik dan juga ampere, beberapa unsur elektronik niscaya memerlukan alat ini.

Bagi seorang teknisi mungkin tidak abnormal lagi yang namanya multitester, apabila dulu cuma ada model analognya saja atau yang masih memakai jarum untuk membuktikan angka dan tegangan, kini sudah ada model terbarunya yang lebih terbaru dan mutakhir yakni multitester digital yang sudah tidak lagi memakai jarum selaku patokan.
Dengan adanya alat multitester maka sanggup membuat lebih gampang kita untuk mengukur tegangan, ohm, volt dan juga komponen elektronika lainnya, bagi Anda yang belum paham bagaimana cara memakai multimeter ini maka saya akan memamerkan langkah-langkahnya dibawah ini:

Cara Menggunakan Multitester

 digital dan analog apalagi dulu Anda mesti mengetahui fungsi dan pemahaman dari salah s Cara Menggunakan Multitester Digital dan Analog
Dibawah ini akan ada dua model dimana langkah langkah tersebut berlaku untuk model analog dan digital, meskipun mempunyai fungsi yang serupa tetapi untuk cara menggunakannya sedikit berbeda, jadi Anda mesti menyimaknya baik baik.

A. Cara Mengukur Tegangan AC

Tegangan AC atau bahasa indonesianya merupakan arus bolak balik merupakan tegangan listrik yang berubah ubah dan umumnya masih memiliki tegangan tinggi, kebanyakan apabila diukur akan membuktikan tegangan 220Volt, untuk mengetahuinya Anda sanggup menafaatkan multitester.

1. Menggunakan Multitester Analog

  • Pertama siapkan multimeter analog yang masih berfungsi dengan baik.
  • Selanjutnya silakan atur skala saklar pada goresan pena ACV
  • Anda mesti mengenali atau memperkirakan jumlah volt pada tegangan yang ingin Anda ukur, misalnya 220Volt maka Anda mesti menertibkan saklar multitester keangka yang lebih besar, yakni 300volt.
  • Kemudian hubungkan probe hitam dan merah terhadap setiap terminal tegangan yang ingin diukur, boleh terbalik alasannya merupakan AC belum ada posistif dan negatif.
  • Terakhir lihat tegangan pada multitester.

2. Menggunakan Multitester Digital

  • Pertama sediakan apalagi dulu multitester digital yang masih berfungsi dengan baik.
  • Selanjutnya Anda mesti menertibkan skala pada posisi ACV
  • Kemudian hubungkan probe hitam dan merah pada masing masing terminal tegangan yang ingin Anda ukur.
  • Terakhir, display akan membuktikan jumlah volt tegangan AC tersebut.

B. Cara Mengukur Tegangan DC

Arus listrik searah atau DC (direct current) merupakan suatu arus listrik yang berasal dari titik energi yang tinggi ke yang lebih rendah lagi, tegangan seperti ini memiliki arus yang tidak besar dan tidak berbahaya apabila bersinggungan dengan kulit, berlawanan dengan AC, arus DC sudah mendapat polaritas positif dan negatif.

1. Menggunakan Multitester Analog

  • Pertama, pastikan multitester masih dalam kondisi baik.
  • Atur saklar pada posisi DCV.
  • Anda sanggup mengukur tegangan DC seumpama baterai, misalnya baterai tersebut bertegangan 3.5 volt maka Anda mesti memutar saklar ke angka yang lebih besar, seumpama 6 volt mudah-mudahan sanggup mengenali nilainya lebih jelas.
  • Lalu hubungkan probe merah ke terminal (+) dan probe hitam ke terminal (-) pada baterai.
  • Terakhir, jarum akan bergerak dan membuktikan nilai tegangan baterai yang Anda ukur.

2. Menggunakan Multitester Digital

  • Seperti biasa, siapkan multimeter yang masih dalam kondisi baik.
  • Atur saklar pada posisi DCV.
  • Kemudian silakan Anda ukur tegangan DC seumpama baterai.
  • Hubungkan probe merah pada terminal positif (+) dan probe hitam pada terminal negatif (-) baterai.
  • Terakhir lihat dispay, maka akan timbul jumlah tegangan baterai yang Anda ukur.
Selain mengukur tegangan AC dan DC, kita juga sanggup menfaatkan multitester untuk mengukur beberapa unsur elektronik seumpama dioda, kapasitor, resistor dan lainnya, untuk langkah langkahnya Anda sanggup menyimak postingan ini hingga selesai.

C. Cara Mengukur Kapasitor

Kapasitor berfungsi untuk menyimpan muatan arus listrik dimedan listrik selama tenggat waktu tertentu, unsur ini sanggup diukur memakai multitester.

Rahasia

1. Dengan Multitester Digital

  • Atur skala avometer atau multitester pada skala 200K
  • Hubungkan probe merah dan hitam pada setiap kabel (sembarang)
  • Salah satu probe jangan menjamah kulit.
  • Jika display membuktikan angka 1.300 lebih kemudian kembali ke angka 1 memiliki arti kapasitor dalam kondisi normal.
  • Tetapi apabila display tidak membuktikan angka atau tidak kembali ke angka 1 lagi  memiliki arti kemungkinan kapasitor sudah rusak.

2. Dengan Multitester Analog

  • Pertama siapkan Avometer analog yang masih berfungsi dengan baik.
  • Atur skala multitester pada posisi X1K
  • Hubungkan probe merah dan hitam ke dua kabel kapasitor (kemana saja)
  • Jika jarum bergerak ke sebelah kanan atau ke angka 55 Ohm dan balik lagi ke angka 0 memiliki arti kapasitor masih normal
  • Tetapi apabila jarum tidak bergerak sama sekali atau bergerak tanpa batas memiliki arti kapasitor rusak dan mesti diganti.

D. Cara Mengukur Dioda

Dioda merupakan salah satu unsur elektronik yang yang dibikin dari materi semikonduktor dan berfungsi menghantarkan listrik ke satu arah tetapi menghalangi arus listrik dari arah sebaliknya, ada banyak jenis dari dioda yang hendak Anda pahami setelah membaca tindakan dibawah:

1. Dengan Multitester Digital

  • Siapkan mulitester digital yang masih berfungsi dengan baik
  • Kemudian atur skala saklar pada posisi Dioda
  • Sambungkan kabel merah pada terminal anoda dan kabel hitam pada terminal katoda (lihat gambar sebelumnya)
  • Tanda dioda masih dalam kondisi baik, dilayar display akan membuktikan angka tertentu, misalnya 0,32 Volt.
  • Sekarang balikan kabel merah hubungkan ke terminal katoda dan kabel hitam ke terminal katoda.
  • Pastikan display tidak membuktikan angka berapapun, apabila ternyata ada tegangannya memiliki arti kemungkinan besar unsur tersebut rusak dan mesti diganti.

2. Dengan Multitester Analog

  • Pertama siapkan mulitester analog yang masih berfungsi dengan baik.
  • Lalu atur skala pada posisi OHM X1K
  • Kemudian sambungkan kabel hitam pada terminal katoda dan kabel merah pada terminal anoda
  • Jika masih dalam kondisi baik, sebaiknya jarum akan membuktikan nilai tertentu,contohnya 0.56 OHM
  • Sekarang Anda harusmembalikan kabel dihitam hubungkan pada terminal anoda dan kabel merah pada terminal katoda.
  • Seharusnya jarum akan bergerak mentok hingga ujung (tak terhingga)
  • Jikalau ternyata jarum membuktikan angka tertentu, itu memiliki arti ada kemungkinan dioda sudah rusak.

Diatas merupakan cara memakai multitester digital dan analog, jadi Anda sanggup mempelajari dasarnya dengan cara mengikuti tindakan seumpama diatas, untuk postingan menawan yang lain Anda sanggup peroleh disini, mudah-mudahan berharga dan terimakasih sudah berkunjung…

Rahasia
Next Post

Firmware Prince Pc338 Plus Versi S6

PEINCE PC338 PLUS Hallo kawan flasher.Kesempatan ini aku akan membagikan firmware prince pc338 plus.Firmware asli,backupan dari prince pc338 plus normal. Seri prince mencakup HP yang sungguh badung dan sering bootloop atau molek dilogo saja.hal tersebut dikarenakan emmc yang diemban nya berskala kecil. Bagi kawan yang memerlukan firmware prince pc338 plus,silahkan […]
Firmware Prince Pc338 Plus Versi S6
/* */