Apabila Bangunan Rumah Kena Segel Bank

Apabila Bangunan Rumah Kena Segel Bank


Apabila Bangunan Rumah Kena Segel BankFoto: Crushpixel

KPR sering dijadikan pilihan bagi mereka yang ingin segera memiliki rumah. Namun pada praktiknya, sering terjadi hal tak terduga sepanjang masa cicilan KPR.

Salah satunya mungkin akan berujung pada keterlambatan pembayaran cicilan KPR

Dengan begitu, nasabah akan mendapatkan konsekuensi yang tidak diharapkan, mulai dari yang ringan sampai yang berat.

Memang benar kalau penyitaan aset berupa rumah KPR tidak akan tiba-tiba dilakukan saat Anda telat bayar KPR.

Namun saat terlambat melakukan pembayaran cicilan KPR yang telah melebihi tanggal jatuh tempo, tetap ada denda keterlambatan atau yang disebut denda berjalan.

Besaran denda ini biasanya berkisar antara 0.5 hingga i% per hari dari jumlah cicilan bulanan yang dikalikan dengan jumlah hari keterlambatan.

Jika belum membayar juga, barulah bank akan melakukan beberapa proses sebagai konsekuensi atas keterlambatan cicilan.

Terkait dengan telat bayar KPR, terdapat beberapa prosedur yang akan dilakukan terlebih dulu sebelum penyitaan rumah dilakukan. Berikut penjelasannya.

5 Prosedur Sanksi Telat Bayar KPR

Pemberitahuan Melalui Telepon atau SMS


Pemberitahuan Melalui Telepon atau SMSFoto: iStock

Kita sudah tahu kalau ada denda yang dikenakan apabila telat membayar cicilan rumah.

Namun seminggu sebelum jatuh tempo, biasanya pihak banking concern sudah gencar menghubungi nasabah melalui telepon maupun pesan singkat.

Hal ini bertujuan agar nasabah bisa segera melakukan kewajiban sesuai kesepakatan. Pemberitahuan ini akan terus berlangsung hingga nasabah membayar tagihan KPR.

Surat Teguran

Jika pemberitahuan tak juga dihiraukan dan nasabah masih telat bayar KPR 1 bulan atau bahkan lebih, maka pihak depository financial institution akan memberikan surat teguran kepada nasabah.

Ketika surat ini diberikan, sebenarnya pihak depository financial institution masih memberikan cukup banyak kesempatan serta menantikan itikad baik dari nasabah untuk membayar cicilan.

Read:  Kontruksi Membangun Rumah Susun Dijakarta

Surat Peringatan Pertama


Surat Peringatan PertamaFoto: Protocol

Setelah surat teguran tidak direspons, selanjutnya pihak bank akan mengirimkan Surat Peringatan Pertama atau SP 1 kepada nasabah.

Selain itu, status kredit nasabah pun akan diturunkan oleh bank. Jika sebelumnya Kredit dalam Perhatian Khusus, maka sekarang menjadi Kredit Kurang Lancar.

Surat Peringatan Kedua

Bila SP 1 masih dianggap angin lalu, bank akan memberikan Surat Peringatan Kedua (SP two) dua atau tiga minggu kemudian.

Status kredit nasabah pun akan semakin memprihatinkan. Jika yang tadinya Kredit Kurang Lancar akan turun menjadi Kredit yang Diragukan.

Selain mengirimkan SP 2, banking concern juga akan memberikan tagihan KPR yang belum dibayar beserta bunga dan juga denda, sekaligus penalti dalam jumlah yang cukup besar.

Sejujurnya, Anda masih bisa mengusahakan cicilan KPR jika sudah sampai tahapan ini baik lewat jalan
refinancing,
restructuring, maupun
rescheduling.

Surat Peringatan Ketiga


Surat Peringatan KetigaFoto: iStock

Surat Peringatan Ketiga atau yang terakhir akan mengubah condition kredit nasabah menjadi Kredit Macet.

Pihak banking concern juga akan memberikan opsi kepada nasabah untuk menjual rumah KPR dengan waktu yang dibatasi agar bisa melunasi kewajiban pembayaran tunggakan kredit.

Apabila solusi tersebut masih tidak digubris, pihak bank akan melakukan penyitaan terhadap aset rumah KPR.

Dalam hal ini, bank sebagai pemegang Hak tanggungan jaminan memiliki hak untuk melakukan tindakan penyitaan aset jaminan.

Hal tersebut sesuai dengan UU No. iv Tahun 1996 pasal 6 tentang Hak Tanggungan Atas Tanah Beserta Benda-Benda yang berkaitan dengan Tanah.

Namun sebelum itu terjadi, biasanya bank masih akan melakukan proses negosiasi dengan beberapa alternatif solusi sebagai berikut ini:

1. Negosiasi untuk penjadwalan ulang

Read:  Bahan Yang Di Perlukan Dalam Pembangunan Rumah Tingkat

2. Menawarkan
over-credit
pada nasabah baru

3. Menyita rumah untuk kemudian dilelang

Poin ketiga merupakan sebuah konsekuensi akhir karena nasabah dianggap telah gagal memenuhi perjanjian kredit.

Namun sebelum hal tersebut terjadi, ada beberapa hal yang masih bisa dilakukan.

Hal yang Bisa Dilakukan Saat Tak Bisa Cicil KPR Tepat Waktu


Hal yang Bisa Dilakukan Saat Tak Bisa Cicil KPRFoto: Unsplash

Jika mengalami kesulitan dalam membayar cicilan KPR, Anda masih bisa mengupayakan beberapa hal agar rumah tidak disita bank.

Pertama, Anda bisa menjelaskan kondisi keuangan dan masalah yang membuat Anda kesulitan membayar cicilan dan negosiasikan jalan keluarnya.

Selanjutnya, Anda bisa mengajukan permohonan keringanan denda atau bahkan menawarkan untuk menjual rumah secara mandiri sebelum proses penyitaan dilakukan.

Berikut langkah-langkah yang bisa dilakukan ketika kesulitan bayar cicilan KPR.

Rescheduling

Penjadwalan ulang pembayaran KPR bisa menjadi opsi terbaik yang ditawarkan oleh pihak bank. Kita juga busa mengajukannya sendiri.

Lewat
rescheduling, jadwal cicilan KPR bisa diatur kembali sesuai dengan hitungan petugas bank dan kemampuan Anda.

Penjadwalan mencakup perpanjangan periode kredit (tenor) dan masa tenggang pembayaran cicilan (grace periode).

Selama masa tenggang ini, nasabah dibolehkan menunda pembayaran cicilan tanpa terkena denda atau penalti.

Reconditioning

Dalam penetapan syarat ulang ini, tidak hanya jadwal pembayaran yang bisa ditata kembali tapi suku bunga KPR pun bisa diatur lagi.

Misalnya dari
floating
menjadi
fixed
untuk beberapa bulan, lalu
floating
lagi setelahnya. Keringanan bunga juga bisa diberlakukan lewat proses ini.

Restructuring

Bila penjadwalan ulang dan penetapan syarat ulang tidak cukup membantu, yang bisa dilakukan adalah menata besaran suku bunga serta tunggakan bunga dan pokok kredit.

Contohnya, suku bunga dari 10 persen diturunkan jadi 9 persen. Tunggakan bunga juga mungkin bisa dihapus sehingga tersisa pokoknya saja.

Read:  Biaya Bangun Rumah 2 Lantai Minimalis

Tak hanya dilakukan secara terpisah, Anda pun bisa juga mengkombinasikan semua cara di atas lewat negosiasi lebih lanjut dengan pihak depository financial institution.

Tentu saja bank akan menilai kemampuan bayar Anda sebelum memberikan keringanan.

Jika banking company menilai Anda sulit dalam memenuhi janji, maka permohonan keringanan kemungkinan besar akan ditolak.

Pada saat itu, mungkin cara terbaik yang ditempuh adalah menjual rumah sendiri sebelum disita banking company allonym over kredit.

Nah, itulah tadi beragam konsekuensi yang akan diterima jika telat bayar KPR berserta cara-cara yang bisa dilakukan untuk meneruskan cicilan KPR.

Jika Anda masih belum menemukan hunian idaman, Rumah123 memiliki beberapa rekomendasinya, seperti:

Fortunia Residences ii

Mustika Village Karawang

Lagoosi Hamlet Mandai

Author:

Shandy Pradana

Apabila Bangunan Rumah Kena Segel Bank

Source: https://www.rumah123.com/panduan-properti/membeli-properti-129678-telat-bayar-kpr-id.html

Check Also

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bangunan Tahun 2020 File Sofcopy Dalam …