Apa Itu Rt Rw Net

Apa Itu Rt Rw Net

RT/RW-net sebetulnya dagangan hasil jerih payah banyak rakyat di Indonesia yang memimpikan Internet murah. Dari sisi politik RT/RW-net memperlihatkan sebuah fenomena ketidak adaan ulas stereotip bagi infrastruktur berbasis komunitas, yang di bangun dengan peralatan buatan sendiri, dari rakyat, makanya rakyat, maka dari itu rakyat. Lain ada ruang legal bakal infrastruktur Wireless Internet menggunakan WiFi.

Adanya peralatan teknologi informasi yang mutakhir tidak cukup. Kemajuan
RT/RW-net
di Indonesia terjadi karena adanya proses pemandaian umum tentang alternatif teknologi Internet yang murah. Belakangan hari, teknologi Wireless Internet gelagatnya menjadi tulang punggung RT/RW-jala di Indonesia.

Detail teknologi
RT/RW-bantau
di terangkan di bagian Teknologi RT/RW-net.

Contents

  • 1
    1996 Istilah RT/RW-net

    • 1.1
      Cerita RT/RW-Seser versi Bino
  • 2
    Implementasi Sediakala RT/RW-sauk-sauk
  • 3
    UU 36/1999 tidak berpihak plong Prasarana Rakyat
  • 4
    2006 RT/RW-jaring di INDOWLI
  • 5
    2007 laporan sweeping RT/RW-net
  • 6
    Beberapa Pengalaman RT/RW-net
  • 7
    Pranala Menarik

1996 Istilah RT/RW-jejala

Istilah RT/RW-net mula-mula kali digunakan sekitar hari 1996-an maka itu para mahasiswa di Universitas Muhammadyah Malang (UMM), sebagai halnya Nasar, Muji yang menyambungkan kos-kos-an mereka ke kampus UMM yang tersambung ke jaringan AI3 Indonesia melalui GlobalNet di Malang dengan gateway Internet di ITB. Sambungan antara RT/RW-net di kos-kosan ke UMM dilakukan memperalat walkie talkie di VHF band 2 meter plong kecepatan 1200bps.

Hal tersebut, diutarakan oleh Bino, perian itu masih bekerja di GlobalNet, secara mencura para mahasiswa Malang ini menamakan jaringan mereka RT/RW-net karena memang di sambungkan ke beberapa rumah di sekeliling kos-kosan mereka.

Cerita RT/RW-Bantau varian Bino

Diambil dari : https://www.facebook.com/bino.oetomo?fref=ts&ref=br_tf 15 Oktober 2015 jam 9:12 pagi

Alkisah … Jaman baheula … Sekumpulan kawan di kota Malang mendirikan warnet dialup. Mereka adalah (diantaranya) Agustino Nugroho, Purwadi Hidayat, Gandung Manongan, Arief Nazarudin, Agus Imam Santoso etc etc.

Keisengan Muhti Subiyantoro menemukan prinsip yang memungkinkan pengusahaan LeaseLine tarip paling murah menggunakan modem dialup andai penghubung antara ISP dan warnet/pelanggan.

Akhirnya ‘DialUp’ dirubah menjadi ‘Lease-Dial’ … plesetan.

Dengan Lease-Dial ini paling warnet ndak mesti khawatir lagi jika pada satu perian tamunya tetapi 1 …karena toh pikulan ‘renyut’nya apartemen bulanan.

Read:  Cara Mengcopy Tabel Dari Pdf Ke Word

Di cak lari warnet tersebut, terserah sebuah flat … nan dulunya adalah tempat nge kos para pemilik warnet itu. Si bapak kos ingin agar anaknya bis internet-an bermula flat saja …. ndak terlazim ke warnet.

Setelah ngobrol ngobrol …akhirnya ditariklah kabel BNC dari warnet ke sebrang.

‘Royalti’ nya merupakan Segelas besar salinan setiap pagi dan sore … yang akan di cucup bersama pemilik warnet dan kawan kawannya.

Naaaahhhh ……. pada saat itulah grombolan ini berangkat menyebut ‘RT/RW Jejala’ …. sebuah istilah yang kemudian kondang se Indonasua sampai saat ini.

Yup … RT/RW-Net itu asal muasalnya dari MALANG.

Note :

A.Dampak Baik Lease-Dial :

  1. Dengan Dialup : Saat itu biaya telpon koneksi ke ISP (belum internet) 100 peso per 3 menit. Kaprikornus sekitar 2000 ringgit per jam. Sekiranya warnet penuh, empunya senyum. Jika pelanggan namun 1 , pemilik mumet.
  2. Dengan Lease-Dial : Biaya koneksi ke ISP (belum Internet) flat 200.000 peso perbulan.

B. Dampak buruk Lease-Dial : Operator bosor makan gombalan !!!!

Implementasi Awal RT/RW-bantau

Implementasi yang serius bersumber RT/RW-kisa dilakukan pertama mana tahu oleh Michael Sunggiardi di perumahannya di Bogor sekitar tahun 2000-an. Banyak cerita trenyuh nan diceritakan maka itu Michael Sunggiardi karena sulitnya mencari pelanggan di mulanya 2-3 hari usaha RT/RW-bantau-nya. Sebagian besar jiran beliau lega momen itu tidak merasa butuh akal masuk Internet 24 jam dari rumahnya.

RT/RW-pukat
Michael Sunggiardi sempat menjadi feature di acara e-lifestyle MetroTV.

Michael Sunggiardi banyak menunggangi kawat LAN untuk memangsikan antar rumah. Karena kian reliable dan lebih murah di bandingkan dengan menggunakan radio / wireless LAN / Wireless Internet

Belakangan, tampaknya bertambah banyak
RT/RW-jala
yang memperalat Wireless Internet karena lebih mudah dan harga peralatan yang semakin murah.

UU 36/1999 tak berpihak plong Infrastruktur Rakyat

Mulai sejak sisi legalitas, sebetulnya
RT/RW-net
tidak jamak karena berdasarkan UU 36/1998 maupun berbagai PP & KEPMEN dibawahnya saja operator telekomunikasi yang berwajib membangun sebuah infrastruktur telekomunikasi. Jelas tulangtulangan politik yang ada kian banyak ditujukan kepada persuasi segara dengan peralatan kelas Cisco. Bukan kombinasi terangan-angan oleh pemerintah bahwa sebagian raksasa akses akan berkembang dari jaringan sekolah, jaringan RT/RW-net yang barangkali beroperasi sonder ijin usaha, maupun maksimum sebuah CV saja, dengan peralatan ala kadarnya bahkan dengan router buatan sendiri bersumber PC kelas Pentium II.

Read:  Cara Menginstal Laptop Hp Windows 7

Berbasis pada ekspansi konsep infrastruktur telekomunikasi rakyat, yang bertumpu plong teknologi Internet tanpa benang tembaga sreg band ISM & UNII di frekuensi 2.4GHz dan 5-5.8 GHz implementasi
RT/RW-pukat
mulai di bagi. Teknologi Warung Internet yang nisbi sederhana dan mapan di kembangkan kerjakan memangsikan komputer jinjing tetangga menggunakan kabel LAN untuk menjadi
RT/RW-bantau. Secara terbelakang sambungan 24 jam ke Internet Service Provider (ISP) yang harganya Rp. 4-8 juta/wulan, di lakukan 20-80 tetangga untuk mencapai biaya operasi Rp. 150-300.000/bulan/ flat 24 jam ke Internet. Jika dilakukan bertumpu pada pembentukan kebutuhan (demand creation), bukan pembangunan prasarana semata, investasi sambungan nan besarnya antara Rp. 1-4 miliun akan kembali modal dalam musim 1-1.5 tahunan. Gilanya, semua dilakukan tanpa perlu bergantung kepada Telkom maupun pemerintah.

Teknologi Internet sonder kabel menjadi menarik karena diluar negeri frekuensi 2.4 GHz, maupun 5-5.8 GHz di bebaskan dari ijin frekuensi, hasilnya peralatan komunikasi data pada kekerapan tersebut dapat diperoleh dengan mudah, murah selain mudah dioperasikan (user-friendly). Bayangkan sebuah card Internet sonder benang tembaga pada kepantasan 11-22Mbps dapat di peroleh seharga Rp. 350-500.000 tiap-tiap buah, tinggal dibuatkan antenna parabola katai, atau antenna kaleng payudara cukup menjangkau jarak jauh 3-5 km.

Di Indonesia, pemberontakan cak bagi membebaskan 2.4 GHz & 5-5.8 GHz berpokok penyiksaan aparat sudah menggasak banyak objek, berdampak di bebaskannya frekuensi 2.4GHz cak bagi pemakaian Internet sejak January 2005. Sayangnya, sampai periode di tahun 2006 penggunaan 5-5.8GHz hanya dapat dinikmati dengan membayar setoran sekitar Rp 20 – 25 juta / tahun / node kepada pemerintah. Itupun hanya dapat dilakukan oleh mereka yang mempunyai ijin ISP / operator telekomunikasi, alhasil rakyat katai, yang bermodal kecil bukan boleh jadi bakal memperoleh ijin frekuensi tsb.

2006 RT/RW-bantau di INDOWLI

Di tahun 2005-2006, sehabis frekuensi 2.4GHz di bebaskan. Tampaknya RT/RW-bantau menjadi sangat booming, hal ini boleh di monitor dari dekat mulai sejak berbagai diskusi yang terjadi di mailing list [email protected], banyak sekali permohonan akal masuk RT/RW-net nan dilayangkan ke mailing list [email protected]

Read:  Toko Elektronik Terlengkap Di Depok

Dengan teknologi RT/RW-sauk-sauk suntuk mungkin sebuah kondominium bakal memperoleh akses Internet 24 jam dengna biaya relatif murah. Di tahun 2006, rata-rata biaya langganan RT/RW-serok sekitar Rp. 250-350.000 / wulan untuk akses Internet 24 jam. Berita yang menyedot terjadi di Bandung, beberapa kos-kosan kembali melebarkan kos-kos-an Net di bawah RT/RW-sauk-sauk dan menyentak sekitar Rp. 50.000 / rembulan bakal setiap anak kos nan mengakses Internet 24 jam. Dengan mandu ini Internet menjadi sangat tercapai bagi para mahasiswa.

Cuplikan menggelandang di Mailing List INDOWLI oleh Hamzah Iza 7 Agustus 2006 10:13pm. Yang diperlukan utk rtrwnet sederhana:

  • Izin tetangga ( rt/rw)
  • Tower dan asesorisnya atau bisa kembali pipa ledeng (sesuai kebutuhan dan selera)
  • Rangkaian internet (boleh wireless, cable, ADSL, satellite, dll)
  • Access Point
  • Antena
  • Router
  • beberapa unit paket client (biar kalo suka-suka yang mau berlangganan bisa sinkron pasang)
  • Operator, tehnisi, dan marketing
  • Surat isian pembukuan
  • alat administrasi (logbook, pencatatan, dll)

2007 laporan sweeping RT/RW-net

Seperti biasa, setelah melanglang beberapa mulai terjadi tindakan represive terhadap RT/RW-net yang di sweeping oleh Balai Monitoring POSTEL. Argumentasi nan digunakan merupakan ijin ISP. Nyana ajaib sebuah RT/RW-jala jikalau harus memiliki ijin ISP yang di merek tangani makanya koteng Menteri. Bayangkan MENKOMINFO harus menanda tangani juta-an ijin RT/RW-seser seluruh Indonesia – segala tidak pegel itu tangan?

  • 25 Juli 2007 Sweeping RT/RW-net di Kepulauan Riau
  • 26 Juni 2016 Laporan Sweeping RT/RW-net di twitter

Bilang Camar duka RT/RW-net

  • RT/RW-net: Internet Murah versi Rakyat
  • RT/RW-net di Jakarta berpokok Mochammad Ihsan
  • RT/RW-jaring di Payakumbuh
  • RT/RW-Jejala Yang Bertambah Meraja
  • Kalengbolic Solusi Internet kepantasan tinggi & murah meriah di Cluster Permata 2 Bintaro
  • RT/RW-seser: Kisah-Cerita dan Asam garam RT/RW-net
  • RT.RW.net AdC Hotspot
  • RT.RW.net Makassar Hotspot Voucher SuperSpeed
  • Apa Itu Rt Rw Net

    Larangan Resale Akses Internet dari Telkom

Pranala Menarik

  • Daftar Bandar Peralatan Wireless
  • Teknologi RT/RW-net
  • Wireless Internet
  • Ki kenangan Internet Indonesia
  • Linux Howto
  • Wireless Internet Berbasis WiFi
  • RT/RW-kisa: Penggunaan



Apa Itu Rt Rw Net

Source: https://lms.onnocenter.or.id/wiki/index.php/RT/RW-net

Check Also

Ikon Yang Dapat Digunakan Untuk Memasukkan Gambar Adalah

Ikon Yang Dapat Digunakan Untuk Memasukkan Gambar Adalah

Ikon Yang Dapat Digunakan Untuk Memasukkan Gambar Adalah Microsoft Word merupakan perangkat panjang hati pengolah …