Adat Yahudi Sebelum Membangun Rumah

Adat Yahudi Sebelum Membangun Rumah

Adat Yahudi Sebelum Membangun Rumah

Apa saja pantangan membangun rumah adat Jawa sebagai salah satu ritual penting hingga proses penempatannya? Cari tahu selengkapnya di sini!

Dalam kacamata budaya, membangun rumah bukan hanya sekadar mendirikan bangunan saja, namun berkaitan dengan banyak makna.

Untuk itu dalam beberapa adat, terdapat banyak ritual budaya yang harus dilaksanakan saat membangun rumah.

Salah satunya suku Jawa, ada tradisi dan ritual adat Jawa yang dilaksanakan ketika membangun hunian sebagai “penolak bala” agar rumah tersebut
memberikan rahmat dan berkat bagi banyak orang.

Seperti apa tradisi dan ritual membangun rumah sesuai dengan adat mereka? Simak pembahasannya bersama-sama!

Pantangan Membangun Rumah Menurut Adat Jawa

Proses membangun rumah harus dilakukan secara lahir dan batin dengan hati yang bersih penuh kesucian dengan rangkaian sebagai berikut:

1. Menghitung Waktu Ritual Tableg sebagai Pantangan Membangun Rumah Menurut Adat Jawa

Ritual bangun rumah

Sumber: Primbonjk.com

Waktu pelaksanaan ritual tableg tidak bisa dilakukan dengan waktu yang sembarangan, melainkan ada hari tertentu yang diketahui oleh kiai sepuh.

Ada perhitungan khusus untuk megawali proses membangun rumah atau buka tableg terkait moment dan hari yang baik.

Perhitungan tersebut berdasarkan pemikiran asosiatif, meski hari baik dan selalu berpasangan.

Selain itu, perhitungan ini dilakukan dengan benar dan sesuai kebiasaan yang direnungkan.

Perhitungan Jawa menjadi salah satu keputusan yang penting dengan memperhatikan baik dan buruk meski bukan sebuah kemutlakan, yang meliputi:

  1. Muharram : Kesusahan dan mudah sakit.
  2. Safar : Sakit-sakitan, tidak sampai wafat.
  3. Rabiul Awal : Menanam tidak jadi, mandeg di tengah jalan.
  4. Rabiul Akhir : Mendapat anugerah dan kebahagiaan.
  5. Jumadil Awal : Prihatin, hati gelap, kekurangan rezeki.
  6. Jumadil Akhir : Banyak rejeki namun tidak bermanfaat.
  7. Rajab : Sering sedih, sering kisruh.
  8. Syakban : Banyak rezeki, banyak kebaikan.
  9. Ramadan : Banyak orang iri dan mudah masalah.
  10. Syawal : Prihatin.
  11. Dzulkaidah : Selalu mengasihi keluarga dan orang tua.
  12. Dzulhijjah : Besar dan banyak rejeki.
Read:  Bumn Bangun Rumah Di Luar Negri

Tak hanya perhitungan bulan, proses bangun rumah juga berdasarkan hari lahir sesuai perhitungan khusus.

Pola tersebut dikombinasikan dengan budaya islam dan “disyahadatkan” sesuai dengan anugerah dan rahmat Allah SWT.

2.  Persiapan Proses

Ritual Buka Tableg

Bangun rumah menurut adat Jawa

Sumber: Ombonejagad.com

Ritual membangun rumah dilakukan dengan selamatan yang diiringi dengan doa di lokasi rumah yang akan dibangun, dan harus mengundang saudara dan tetangga dekat rumah.

Pelaksanaan ritual dipimpin oleh pemuka agama supaya proses pembangunan lancar dan tepat waktu.

Keberadaan keluarga dan tetangga menandakan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang bergantung satu sama lain.

Sebelum ritual buka tableg dimulai, ada beberapa dan sajian untuk tamu

antara lain:

  1. Bubur Merah Putih:
    Terinspirasi dari darah merah putih yang erat. Darah merah menandakan keberanian dan kekeluargaan. Sementara, darah putih menandakan keadilan dan kekeluargaan.
  2. Ingkung Ayam Jantan dengan Bentuk Bersujud:
    Menandakan agar manusia selalu bersujud dan bersyukur sebagai rasa empati dan cinta kasih.
  3. Nasi Tumpeng:
    Zat maha tinggi dengan unsur harmoni antara hubungan manusia, tuhan dan lingkungan sekitar. Lauk pauk pada tumpeng menandakan keseimbangan alam baik flora maupun fauna.
  4. Jajanan Pasar:
    Hubungan kemanusiaan dan simbol kemakmuran sebagai tempat berkumpulnya manusia dari berbagai kelas sosial.
  5. Kembang Setaman :
    Terdiri dari lima atau tujuh wewangian sebagai wujud persembahan kepada Allah. Tujuh menandakan pertolongan, dan lima menandakan nilai rukun Islam.

iii. Pelaksanaan Buka Tableg

hari yang cocok untuk membangun rumah

Sumber: Kompas.com/Pexels/Rene Asmussen

Setelah mempersiapkan berkat untuk mencegah pantangan membangun rumah menurut adat Jawa, tahap selanjutnya adalah proses pelaksanaannya.

Jika seserahan telah dipersiapkan,kiai yang mewakili Tuan Rumah menyampaikan tujuan ritual secara gotong royong.

Acara ini nantinya akan diadakan di tanah kosong tempat rumah yang akan dibangun dengan menggelar tikar.

Sebagai pembuka, acara akan diawali oleh surat Al-Fatihah yang pahalanya ditujukan untuk para nabi maupun yang telah mendahului.

Setelah membaca surat Al-Fatihah, langkah berikutnya membaca shalawat dan pujian terhadap Rasulullah SAW yang memberi keberkahan dan ridha Allah SWT.

Jika selesai dipanjatkan, acara selanjutnya adalah menyantap sajian bersama.

Sajian tersebut bisa dimakan oleh tamu yang hadir, maupun bisa dibagikan sebagai tanda akan ada tetangga baru yang membangun rumah.

***

Demikian beberapa pantangan membangun rumah menurut adat Jawa berdasarkan perhitungan dan kajian spiritual.

Klik artikel.rumah123.com untuk cari tahu seputar gaya hidup dan rumahan.

Ikuti Google News Rumah123 di sini!

Pilih rumah idamanmu dan klik portal Rumah123.com yang pastinya #AdaBuatKamu!

Simak keunggulan The Jasmine Boulevard Bogor di sin!

Adat Yahudi Sebelum Membangun Rumah

Source: https://artikel.rumah123.com/unik-dan-filosofis-begini-ritual-adat-jawa-saat-membangun-rumah-baru-73592

Check Also

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal

Xls Rab Bangunan Rumah Tinggal Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bangunan Tahun 2020 File Sofcopy Dalam …