1 Kg Tinta Printer Bisa Untuk Print Berapa Banyak

1 Kg Tinta Printer Bisa Untuk Print Berapa Banyak

1 Kg Tinta Printer Bisa Untuk Print Berapa BanyakKonsumsi tinta cetak  merupakan  faktor yang cukup menentukan dalam melakukan  kalkulasi biaya cetak,  yaitu dapat mencapai two% hingga 10% dari total biaya produksi cetak.

Menghitung aproksimasi pemakaian tinta cetak dalam merencanakan produksi adalah hal yang cukup rumit, karena banyaknya faktor yang sulit dihitung secara linear. Jenis dan warna tinta, jenis kertas serta ratio penintaan, ukuran dan jumlah cetakan adalah beberapa contoh  parameter yang tidak mudah untuk dihitung.

Berlebihan dalam membeli tinta cetak akan meningkatkan biaya inventori dan umur tinta akan mempengaruhi kesehatan penyimpanan tinta cetak. Sebaliknya, kekurangan tinta cetak dalam produksi akan menimbulkan masalah dalam menjaga mutu cetakan serta menimbulkan biaya tambahan akibat  terhentinya operasi mesin cetak.

Perencana produksi cetakan yang handal akan membuat tabel parameter di atas dan meng-implementasikan-nya  dalam bentuk worksheet. Beberapa konsultan cetak juga menawarkan programme-program tersebut untuk mempermudah perencana dalam meng-estimasi pemakaian tinta cetak. Bahasan  lengkap tentang hal ini dapat dibaca di Graphic Arts Technical Foundation (GATF)/1999: “Handbook of Graphic Arts Equations”, karangan Manfred H. Breede. Buku yang dilengkapi dengan program “ABACUS” ini  menguraikan hal tersebut di halaman  137-141.

Beberapa tabel dan uraian berikut  adalah saduran dari buku tersebut:

Urutan Pemakaian Tinta (dari yang paling rendah sampai yang paling tinggi):

Jenis Kertas: Enamel paper < Coated newspaper < Matte & dull coated paper < Uncoated newspaper

Jenis & Warna: Tinta Hitam < OPV & Tinta Dasar/Transparent < Hijau & Ungu < Magenta < Kuning Proses & Cyan < Perak < Tinta Fluorescent < Tinta Logam < Putih Opaque

Read:  Printer Yang Bagus Untuk Usaha Cetak Foto

Cross Tabular array konstanta Pemakaian Warna & Kertas

Tinta/Kertas       Enamel         Coated         Matte           Uncoated

Hitam                  390               375                275               –

OPV                     400               375                350               –

Transparent         400               380                375               250

Hijau                    360               350                335               235

Ungu                    360               350                335               235

Kuning Proses      355               355                340               225

Cyan                    355               340                335               220

Magenta              350               345                340               225

Perak                   335               300                285               220

Flourencent         270               240                240               160

Logam                 215               200                200               130

Putih Opaque      200               175                165               135

Rumus pemakaian tinta

(Luas area gambar dalam inch x Jumlah Cetakan ten Jenis Area Penintaan) / (Konstanta Warna & Kertas x ane.000) = ……………… lb

Jenis Surface area Penintaan adalah sebuah faktor konstanta yang meningkat sesuai dengan jenis penintaan. Jenis text diasumsikan Area Penintaannya 1.0 dan blok penuh (full solid) 1.1.

Membuat perkiraan jumlah tinta yang diperlukan untuk suatu job bisa dibuat sederhana, tetapi untuk mendapatkan ketelitian yang baik adalah hal yang tidak mudah. Pada umumnya penyimpangan bisa  mencapai kisaran 5 – 15%.

Perkiraan jumlah tinta dapat dibuat dengan beberapa asumsi penyederhanaan.

1.

Berat Jenis = 1 kg/liter (= gram/cm³).

Perhitungan dibuat untuk tinta yang berat jenisnya kira-kira = 1 kg/liter. Tinta yang umum digunakan berada dalam kisaran 0,95 – 1,05. Istilah yang sering digunakan adalah SP (tanpa satuan), singkatan dari specific grafity, yang merupakan rasio atau perbandingan massa jenis suatu zat terhadap massa jenis air.

Catatan:Istilah Berat Jenis bukan istilah yang tepat, digunakan disini karena sudah ‘biasa’. Yang benar adalah “Massa Jenis”, dengan satuan [kg/m³] atau satuan turunannya kg/liter atau gram/cm³.

2.

Tebal Tinta di atas kertas = 1 mikron = 0,0001 cm (one gram/m²).

Ink Picture show Thickness atau tebal tinta basah di atas kertas pada mesin cetak commencement sheetfed berkisar pada 0,7 – one,ane mikron [Heidelberg, Colour and Quality]. Untuk web offset di atas kertas koran, tebal tinta 1,0 – 1,5 mikron.

3.

Area Liputan (Coverage Area) = 25%

Yang dimaksud coverage area adalah wilayah permukaan kertas yang ditutup tinta. Surface area liputan 25% artinya seolah-olah seluruh permukaan kertas dicetak raster 25%. Coverage expanse teks normal biasanya dianggap 15%, sedangkan gambar separasi diperkirakan sekitar thirty%.

Berat tinta yang diperlukan dapat dihitung dengan menggunakan rumus :

Due west = 5 x BJ

Di mana :Westward
= berat,
V
= volume,
BJ
= Berat Jenis.

Volume tinta diperoleh dari : Luas Kertas (panjang 10 lebar) x tebal tinta x jumlah lembar cetak.

Sebagai contoh,  konsumsi tinta untuk 10.000 lembar Artpaper ukuran 65cm x 100cm, 2 muka dicetak raster (≈25%), dapat dihitung sebagai berikut:

Volume tinta untuk 2 muka: 65cm x 100cm x 0,0001cm ten ten.000 10 two = 13.000 cm³.

Berat tinta yang diperlukan adalah:

W = V x BJ ten 25% → West= 13.000 cm³ x 1 gram/cm³ x 0,25 = three.250 gram =
3,25 kg.

Agar hasil perhitungan lebih tepat, carilah  data yang lebih akurat mengenai spesifikasi tinta dari produsennya. Karena, Berat Jenis, Tebal Tinta dan Area Liputan jenis tinta yang digunakan  bisa jadi  jauh berbeda dari asumsi di atas.

Perhitungan dengan cara berbeda telah dijelaskan oleh Herman Pratomo dan Sugeng Endarsiwi di
world wide web.kertasgrafis.com

1 Kg Tinta Printer Bisa Untuk Print Berapa Banyak

Check Also

Ampun Reset Kedap Kedip Pada Printer Epson L350

Ampun Reset Kedap Kedip Pada Printer Epson L350

Ampun Reset Kedap Kedip Pada Printer Epson L350 Seperti yang kita ketahui, penggunaan printer tentunya …